Pemahaman Potensi dan Tantangan Industri Farmasi di Indonesia dalam Masa Pandemi Covid-19

Dipublikasikan oleh Cindy Aulia Alfariyani

14 Mei 2024, 15.26

skha.co.id

Industri farmasi merupakan salah satu poin penting yang berperan dalam faktor kesehatan masyarakat. Semakin canggihnya ilmu pengetahuan di bidang farmasi, maka semakin mudah pula untuk mengidentifikasi gangguan atau gejala kesehatan.

Disadari atau tidak, sejak pandemi Covid-19 melanda Indonesia bahkan dunia, semakin banyak jenis gangguan kesehatan yang ditemukan. Seperti adanya variasi baru dari virus corona, evaluasi untuk implementasi vaksin Covid-19 mulai dari dosis 1 hingga booster.

Menyusul terbentuknya varian baru tersebut, perusahaan farmasi terus mengembangkan inovasi terbaru demi kesehatan masyarakat. Pada kesempatan kali ini, kami akan menjabarkan proporsi dan tantangan industri farmasi di Indonesia. Baca selengkapnya!

Memahami Potensi Industri Farmasi di Indonesia
Industri Farmasi adalah badan usaha yang memiliki izin dari Kementerian Kesehatan untuk melakukan kegiatan pembuatan obat atau bahan obat. Pembuatan obat adalah semua tahapan dan proses dalam memproduksi obat.

Mulai dari pengadaan bahan pembuatan obat, produksi, pengemasan, dan pengawasan mutu hingga jaminan mutu hingga distribusi. Industri farmasi berkaitan dengan pembuatan obat, bahan obat, pendidikan, pelatihan, penelitian, dan pengembangan.

Kesehatan merupakan kebutuhan utama setiap makhluk hidup, terutama manusia, yang kehidupannya akan selalu berhubungan dengan obat-obatan, praktik perawatan kesehatan, dan sejenisnya.

Pandemi Covid-19 yang hingga saat ini masih melingkupi seluruh negeri, meski manusia kini berusaha beradaptasi dengan kebiasaan baru, juga telah membuka kesadaran masyarakat luas akan pentingnya obat-obatan, selain peran alat kesehatan dan tenaga kesehatan.

Banyak negara berinvestasi besar-besaran dalam program penelitian kesehatan untuk mengatasi masalah kesehatan ini.

Industri farmasi di Indonesia merupakan sektor yang menjanjikan. Sebagai hasil dari peningkatan permintaan, Pemerintah telah memasukkan sektor alat kesehatan dan farmasi sebagai sektor prioritas untuk mewujudkan program Making Indonesia 4.0.

Tantangan Industri Farmasi di Indonesia
Potensi yang menjanjikan di bidang farmasi tidak serta merta membuka jalan mulus bagi setiap penggiat industri ini. Beberapa tantangan perlu menjadi perhatian baik bagi pelaku usaha maupun pemerintah, dan berikut adalah beberapa di antaranya.

1. Bahan baku
Sebanyak 95% bahan baku farmasi masih diperoleh dengan cara impor. Tentu saja hal ini menambah beban biaya atau ongkos produksi. Kondisi tersebut diperparah dengan kenaikan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang saat ini sudah lebih dari Rp15.000 per USD.

Ketergantungan industri farmasi terhadap barang impor membuat harga jual obat paten semakin tinggi. Dibandingkan dengan daya beli masyarakat, hal ini tidak sinkron. Meski produksinya besar, banyak masyarakat yang memilih obat generik.

Mengatasi tantangan ini, pemerintah berkomitmen untuk mengurangi impor sebesar 35% pada akhir 2022. Hal ini dilakukan dengan menambah fasilitas produksi alat kesehatan setiap tahunnya mulai dari tahun 2015.

2. Percepatan perizinan
Tantangan berikutnya adalah masalah perizinan. Jika belum mendapatkan izin dari instansi terkait seperti Kementerian Kesehatan, BPOM, dan sebagainya, produk farmasi tidak diperbolehkan beredar.

Sementara itu, kebutuhan masyarakat meningkat dalam waktu yang singkat bahkan terkadang tidak dapat diprediksi. Kecepatan perizinan dengan proses produksi dan permintaan konsumen berbeda.

Dalam hal ini, Pemerintah telah menyiapkan peta jalan untuk mempercepat pengembangan industri farmasi. Hal ini mencakup prosedur serta target dan jangka waktu pengembangan produk.

Beberapa produk yang telah mendapatkan percepatan izin antara lain masker bedah, alat pelindung diri (APD), dan gel hand sanitizer. Tentu saja, hal ini akan diikuti oleh berbagai obat-obatan, vitamin, suplemen, alat kesehatan, dll.

Pertumbuhan ekonomi dan demografi yang signifikan telah menjadikan Indonesia ideal untuk pasar perawatan kesehatan. Ini adalah celah bisnis yang potensial untuk dieksplorasi serta berinovasi dalam bisnis di sektor kesehatan.

Disadur dari: skha.co.id