Program Studi Program Profesi Insinyur Unika Atma Jaya

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

02 Mei 2024, 08.42

m.atmajaya.ac.id

Program Studi Program Profesi Insinyur (PSPPI) didirikan sesuai dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2014 tentang Keinsinyuran, dengan tujuan untuk menghasilkan tenaga insinyur Indonesia yang mandiri dan kompetitif di tingkat global. Sebagai tanggapan terhadap mandat ini, Kemenristekdikti memberikan mandat kepada beberapa perguruan tinggi, termasuk Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya, untuk menyelenggarakan Program Profesi Insinyur.

PSPPI Unika Atma Jaya memiliki visi untuk menjadi program studi unggulan dalam mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) profesional bidang keinsinyuran, yang berdasarkan pada nilai-nilai Kristiani, Unggul, Profesional, dan Peduli (KUPP) pada tahun 2023. Misi PSPPI meliputi pengembangan keahlian insinyur profesional di bidang rekayasa industri, persiapan lulusan melalui pendekatan ilmiah dan praktik lapangan, serta persiapan SDM yang berpegang pada prinsip K3L untuk pembangunan berkelanjutan.

Tujuan dari PSPPI mencakup penciptaan lulusan insinyur yang profesional, memiliki etika profesi yang baik, ahli di bidangnya, serta menguasai sistem manajemen SDM yang berkelanjutan. Profil lulusan PSPPI mencakup berbagai peran dalam pekerjaan keinsinyuran, tergantung pada sertifikasi yang mereka peroleh dari Persatuan Insinyur Indonesia (PII), seperti Pelaksana Lapangan Proyek, Proyek Manager, atau Proyek Direktur.

PSPPI Unika Atma Jaya menawarkan tiga sub program studi: Teknik Mesin, Teknik Elektro, dan Teknik Industri. Proses perkuliahan terbagi menjadi dua jalur program, yaitu Program Reguler dan Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program Reguler dilakukan selama dua semester melalui kegiatan perkuliahan tatap muka atau daring, sementara Program RPL dapat diselesaikan dalam satu semester dengan pertemuan tatap muka luring atau daring yang diadakan pada awal, tengah, dan akhir semester. Dengan konsep ini, peserta masih dapat melanjutkan tugas atau pekerjaan sehari-hari mereka.

Sumber: m.atmajaya.ac.id