Tragedi Penerbangan Pan Am 812: Kecelakaan Mematikan di Denpasar

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

26 April 2024, 14.14

Sumber: id.wikipedia.org

Pan Am Penerbangan 812 (PA812), dioperasikan oleh Pan American World Airways registrasi N446PA dan Boeing 707-321B bernama Clipper Climax, adalah penerbangan internasional terjadwal dari Hong Kong ke Los Angeles, California, dengan pemberhentian di Denpasar, Sydney dan Nadi. dan Honolulu. Pesawat ini muncul sebentar di film Willy Wonka and the Chocolate Factory tahun 1971. Pada tanggal 22 April 1974, pesawat jatuh di medan pegunungan terjal saat bersiap mendekati landasan pacu 09 menuju Denpasar setelah penerbangan selama 4 jam 20 menit dari Hong Kong. Semua 107 orang di dalamnya tewas. Lokasi kecelakaan berada 42,5 mil laut (48,9 mi; 78,7 km) timur laut Bandara Internasional Ngurah Rai.

Insiden

Penerbangan dari Hong Kong ke Los Angeles melalui Bali, Sydney, Nadi, dan Honolulu Ini adalah Penerbangan 812. , berangkat Hong Kong pada tanggal 22 April 1974 pukul 11:08 UTC (19:08 waktu Hong Kong). Waktu penerbangan ke Bali 4 jam 23 menit. Penerbangan 812 melakukan pendekatan terakhirnya ke Bali pada 15:23 UTC (12:23 waktu Bali, 1974). Pesawat dilaporkan mencapai ketinggian 2.500 kaki (760 meter). Bali Tower mengeluarkan instruksi untuk melanjutkan rute dan melaporkan bila landasan sudah terlihat. "Lihat ke dalam," jawab pilot itu. Pada pukul 15.26, pilot meminta jam tangan dan bertanya, "Hai Tower, bagaimana pemandangannya sekarang?"

Namun menurut rekaman suara pengatur lalu lintas udara, Bali Tower tidak menerima pesan tersebut. . Ini adalah pernyataan terakhir yang dikeluarkan pihak maskapai. Bali Tower artinya "Clipper Eight Iltu, Bali Tower", "Clipper Eight Iltu, Bali Tower, bagaimana cara membacanya?" Ia mencoba beberapa kali menghubungi pihak maskapai dengan mengirimkan panggilan telepon. Namun, tidak ada tanggapan dari pihak maskapai. Pesawat tersebut kemudian ditemukan jatuh di gunung sekitar 60 km sebelah barat Bandara Bali.

Search and Rescue

Menara Pengendali Lalu Lintas Udara Bali kehilangan kontak dengan pesawat dan menyatakan hilang. Jet tempur dan pihak berwenang Indonesia segera diberangkatkan ke area kontak terakhir Penerbangan 812. Penerbangan 812 melakukan kontak terakhir di Gunung Messehe, gunung berapi tidak aktif yang terletak di dekat bandara.

Kerusakan ditemukan keesokan harinya oleh . 2 tetangga daerah tersebut. Tidak ada korban selamat yang dilaporkan.

Karena lokasi kecelakaan berada di pegunungan, sulit untuk mengangkut korban tewas. Karena keterbatasan ruang, penyembuh membatalkan proses aliran udara. Pejabat militer Indonesia mengatakan operasi penyelamatan akan memakan waktu empat hingga lima hari. Pada tanggal 25 April, sekitar 300 penyelamat dikirim ke daerah yang rusak. Militer Indonesia mengatakan evakuasi dimulai pada 26 April. Mereka kemudian menambahkan bahwa 43 orang tewas telah ditemukan.

Penumpang dan awak

Sembilan puluh enam penumpang dari 9 negara di dalam pesawat. 70 penumpang berangkat ke Bali. 24 ke Sidney. 2 ke Nadi. Menurut Pan Am, sekitar 70 orang penumpangnya merupakan wisatawan yang sedang berlibur di Bali. Banyak memorabilia dari kejadian ini bisa dilihat di Jl. Padang Galak, dekat Pura Pantai, Kesiman, Denpasar Timur, Indonesia.

Pilot pesawat tersebut adalah Kapten Donald Zinke yang berusia 52 tahun. Dia mencatat total 18.247 jam, termasuk 7.192 jam di pesawat Boeing 707/720. Pesawat DC-4 dan pesawat Boeing 707, co-pilotnya adalah John Schroeder yang berusia 40 tahun. Ia memiliki seri Boeing 707 dan memiliki total 6.312 jam terbang, termasuk 4.776 jam pada pesawat Boeing 707/720. Pilot lainnya, Perwira Ketiga Melvin Pratt, 38, memiliki lisensi pilot komersial yang valid dan rating instrumen aktif. Saat kecelakaan terjadi, ia telah terbang 4.255 jam, termasuk 3.964 jam dengan pesawat Boeing 707/720. Anggota kru lainnya adalah Insinyur Penerbangan Timothy Crowley, 48, dan Insinyur Penerbangan Edward Keating, 43.

Disadur dari: en.wikipedia.com