Terowongan Pengelak Bendungan Temef Memasuki Tahap Pemantapan dengan Progres 64%

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

19 Februari 2024, 10.42

Sumber: pu.go.id

Direktur BWS NT II Agus Sosiawa bersama Direktur Bidang Pelaksana Costandji Naiti, Kasatkeri Bendungan Fery Moun Hapy, PPK Bendungan I (Temef) Frengky Welkis, PPK Perencanaan dan Program Willem Sidharno meninjau Bendungan Temef di Kabupaten TTS (20.07.2020). Tujuan kunjungan adalah untuk mengecek dan mengevaluasi kemajuan pekerjaan yang dilakukan di lapangan serta melakukan inspeksi terhadap gedung putar yang sedang dilakukan PT. Waskita Karya (KSO) PT. Bahagia Bangun Nusa Paket I dan II dilaksanakan oleh PT. Nindya Karya KSO PT. Selama periode pelaksanaan Bina Nusa Lestar 2018-2022.

Usai kunjungan lapangan, rombongan menuju area kerja untuk melihat kesiapan pembangunan jalan raya. Meski di tengah situasi pandemi ini, pekerjaan konstruksi tetap berjalan, namun dengan penerapan protokol kesehatan Covid.

PPK Bendungan I, Frengky Welkis menjelaskan, progres pembangunan Bendungan Temefi hingga 07/08/2020 mencapai 41% pada paket I dan 64% pada paket II. Saat ini sedang dilakukan pengerjaan pembangunan bypass dan progresnya sudah mencapai 80%, diharapkan siap 100% pada minggu ke-2 bulan Juli. Setelah saluran bypass selesai dibangun, pekerjaan bangunan induk bendungan atau rangka bendungan dapat segera dimulai. Terowongan sirkulasi memiliki panjang 490 m dan dimensi 2 x 5,50 x 5,50. Bangunan terowongan berbentuk lingkaran berfungsi sebagai saluran sungai utama pada saat atau pada saat pelaksanaan konstruksi, khususnya pada pekerjaan tanggul bendungan. Data teknis rangkaiannya adalah sebagai berikut.

Disadur dari Artikel : pu.go.id