Sosialisasi Efektivitas Pembelajaran Daring: FKB UBSI Ajak Orang Tua Mengenali Pola Online yang Berkualitas

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

19 April 2024, 10.51

Sumber: republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, IAKARTA -- Proyek (Prodi) Kajian Media Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) juga tengah melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat (PM) berupa penerapan Tiga Dharma. itu di sana pendidikan yang lebih tinggi Kegiatan ini dilakukan secara daring melalui Zoom pada Sabtu (2/10) lalu di Fatayat NU Kecamatan Ciledug Banten dengan mengusung tema “Sosialisasi Pola Pembelajaran Daring pada Anak”.

Jaqualine Pramanta Putra, pemimpin Prime Implementation Group, mengatakan kemitraan ini untuk mendorong orang tua memahami model pembelajaran online yang efektif dan menggunakannya secara efektif dengan anak-anak mereka.

“Saat COVID-19 melanda negara ini, banyak situasi yang terkena dampaknya. Dampaknya semakin besar tidak hanya pada bidang ekonomi, namun juga pada program sumber daya manusia (SDM) hingga bidang akademik. “Meski tidak seefektif pembelajaran tatap muka, model pembelajaran daring sampai batas tertentu mampu mencegah penyebaran COVID-19 di sekolah dan lembaga pendidikan,” ujarnya. , Jumat (8/10).

Melalui pengabdian masyarakat ini, pengajar BSI University menjelaskan ciri-ciri dan ciri-ciri kursus online yang banyak dialami oleh anak sekolah. Kami berharap forum orang tua ini dapat membuka kesadaran para orang tua dalam membimbing anaknya dalam beraktivitas online. Guru menerima pelatihan mengenai pengekangan anak dan pembatasan penggunaan perangkat lainnya tidak hanya selama pembelajaran, namun juga saat menggunakannya untuk mengakses aplikasi tertentu yang dapat mengganggu perhatian anak, terutama saat belajar di rumah.

"Peran orang tua sebagai sahabat atau support system bagi anak menjadi hal utama yang ingin ditekankan oleh para peserta yaitu orang tua dalam peran sosial ini. “Kedepannya, model pembelajaran daring yang efektif dapat menciptakan hubungan yang lebih baik antara guru yang saat ini berperan sebagai fasilitator, anak yang berperan sebagai pembelajar, dan orang tua sebagai pengamat dan rekan kerja di rumah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ketua NU Ciledug Fatayat Frida Amarilis menjawab, melalui perkumpulan ini para orang tua ingin membantu anaknya.

"Kegiatan ini akan sangat berguna untuk membuka wawasan kita sebagai orang tua, khususnya untuk membantu anak-anak kita belajar secara online. Kami berharap kegiatan serupa dan program lainnya dapat membantu anggota kami" Saya berharap dapat lebih memahami dalam banyak hal. Frida selesai.

Sumber: republika.co.id