Simak! 5 Perguruan Tinggi Negeri dengan Jurusan Teknik Kimia Terbaik di Indonesia

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati

03 Agustus 2022, 17.21

pahamify.com

JAKARTA - Jurusan Teknik Kimia terbaik di Indonesia dapat menjadi pilihan calon mahasiswa baru yang masih bingung menetapkan jurusan kuliah.

Bagi yang ingin masuk PTN, 5 universitas yang menyediakan jurusan Teknik Kimia ini dapat menjadi rekomendasi. Jurusan yang biasanya menjadi pilihan anak IPA ini ialah cabang ilmu multidisiplin yang mengombinasikan ilmu alam dan eksperimen kimia dan fisika, bersamaan dengan biologi, matematika, ekonomi, hingga desain.

Pada implementasinya, teknik kimia banyak dimanfaatkan untuk perancangan pabrik. Biasanya pabrik kimia, bioproses, pangan, dan sejenisnya. Perancangan ini juga mencakup pemeliharaan proses-proses kimia, jadi lulusan Teknik Kimia sangat dibutuhkan agar kerja pabrik lebih cepat dan efisien.

Kini, kebutuhan dunia akan industri akan terus meningkat, sehingga kemampuan seorang sarjana Teknik Kimia guna menangani masalah industri sangatlah luas.

Laman ITB menjelaskan, alumnus Teknik Kimia mempunyai prospek kerja yang cukup luas, diantaranya:

1. Bekerja di industri proses kimia (misal industri pupuk, pengolahan minyak bumi, kertas, polimer, gas, logam, makanan, obat-obatan, dan lainnya)
2. Pabrik Pengelolaan Proses Kimia Jasa Rekayasa (Perancangan proses kimia, pengadaan peralatan pabrik, pengadaan bahan konstruksi, pembangunan pabrik kimia)

  1. Instansi Pemerintah
  2. Instansi Pendidikan
  3. Instansi / lembaga penelitian
  4. Bank
  5. Wirausaha

 

Untuk calon mahasiswa baru yang ingin kuliah di perguruan tinggi negeri (PTN) dengan mengambil jurusan Teknik Kimia, inilah 5 PTN dengan jurusan Teknik Kimia yang sudah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional-Perguruan Tinggi (BAN-PT).

  1. Institut Teknologi Bandung (ITB)

Mulai tahun 2003, program studi Teknik Kimia membuka jalur studi baru, sehingga menjadikan program studi Teknik Kimia terdiri atas 3 jalur studi baru, yakni TKU (Teknologi Kimia Umum), BP (Bioproses), dan TP (Teknologi Pangan). Program studi Teknik Kimia memerlukan kemampuan dasar berupa pengetahuan fisika, kimia, matematika dan biologi (khusus untuk jalur studi bioproses dan teknologi pangan).

Laman ITB menjelaskan, sarjana Teknik Kimia pada prakteknya akan diminta untuk merancang proses pabrik yang baru ataupun memperbaiki proses yang sudah ada.

  1. Universitas Gadjah Mada (UGM)

Laman UGM menyebutkan, Departemen Teknik Kimia UGM kini mengadakan pendidikan mulai dari program strata 1 (S1), program master (S2) dan program doktor (S3). Kurikulum program S1 Teknik Kimia UGM setara dengan 148 SKS (satuan kredit semester) yang diprogramkan dalam 8 semester (4 tahun).

  1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) 

Pada tahun 1983, Fakultas Teknik Kimia berubah menjadi Jurusan Teknik Kimia FTI-ITS. Sejalan dengan pengembangan SDM dan Fisik maka kurikukulum-pun berubah. Perubahan dari Sistem Unit ke Sistem Kredit Semester juga dilaksanakan di Jurusan Teknik Kimia semenjak Fakultas ini dikembangkan dengan dana ADB.

  1. Universitas Indonesia (UI)

Misi utama Departemen Teknik Kimia UI ialah mengadakan pendidikan dengan kualitas terbaik sehingga lulusannya memperoleh pengetahuan, keterampilan, serta pengalaman menjalankan riset dengan topik-topik terkini di bidang rekayasa kimia dan rekayasa biokimia.

Lulusan departmen Teknik Kimia UI sudah berkontribusi di berbagai bidang seperti energi (industri minyak dan gas bumi), kontraktor rekayasa (rancang bangun, pengadaan, konstruksi dan uji-coba operasi), industri kimia (petrokimia, bahan kimia ruah dan khusus), riset dan pengembangan proses dan produk kimia, pengolahan dan sintesis produk makanan dan farmasi.

  1. Universitas Syiah Kuala

Jurusan Teknik Kimia tak hanya ada di PTN yang berlokasi di Pulau Jawa saja tetapi juga di luar Jawa salah satunya di Universitas Syiah Kuala. Di Universitas Syiah Kuala, jurusan Teknik Kimia adalah jurusan dengan jumlah guru besar terbanyak di kampus yang berpusat di Banda Aceh. Jurusan ini sudah terakreditasi A sejak tahun 2003 hingga kini.

 


Disadur dari sumber edukasi.sindonews.com

Artikel lainnya