Semen Indonesia Pionir Transformasi Sampah Menjadi Energi Berkelanjutan (EBT)

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

28 Februari 2024, 08.22

Sumber : republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, IAKARTA -- PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) melalui unit usahanya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) telah memanfaatkan limbah padat perkotaan di fasilitasnya di Tritih Lor, Kecamatan Jeruklegi, Kabupaten. Cilacap, bahan bakar alternatif yang digunakan untuk produksi semen di pabrik SBI di Cilacap. Dalam waktu dekat, pengelolaan sampah di beberapa kecamatan kecil di Kabupaten Cilacap seperti Kroya, Sidaredja, dan Majenang akan memasuki babak baru dan dikelola dengan cara baru berbasis teknologi tepat guna.

Limbah diolah menjadi bahan bakar yang bermanfaat bagi industri semen dan industri lainnya. Saat ini, ini adalah masalah umum yang mempengaruhi setiap kota di dunia. Renewable Energy (RDF) merupakan upaya pengelolaan sampah yang fokus pada ekonomi sirkular karena dapat mengubah sampah menjadi energi terbarukan yang dapat mengurangi emisi CO2.

PT Solusi Bangun Indonesia bekerja sama dengan pemerintah Kabupaten Cilacap untuk mengelola pabrik RDF dan menggunakan bahan bakar alternatif, dengan menggunakan bahan bakar alternatif yang berasal dari limbah. Hal ini akan memungkinkan SBI untuk menjaga lingkungan yang berkelanjutan dan mendorong ekonomi sirkular. Pengelolaan sampah di Kabupaten Cilacap akan semakin cepat dan Unilever berpeluang meningkatkan kapasitas pengelolaan sampah pada masa pengembangan.

Kemitraan antara SBI dan Unilever Indonesia menunjukkan sinergi. Unilever Indonesia turut serta membantu pemerintah Cilacap dalam mengumpulkan dan mengangkut limbah pasca konsumen sebagai bahan baku RDF. “Saat ini, kami berupaya mengolah limbah tersebut untuk menghasilkan RDF berkualitas tinggi, sumber energi ramah lingkungan untuk menggantikan sebagian batu bara yang kami gunakan di pabrik kami,” kata Lilik Unggul, manajer produksi PT Solusi Bangun Indonesia Tbk. “Gunanya berbentuk lingkaran,” katanya. Laharzo

Hal tersebut disampaikan Lilik Unggul dalam diskusi daring pada Rabu (3/3) dengan topik “Kolaborasi Pemerintah dan Swasta untuk Meningkatkan Pengelolaan Sampah dan Energi Terbarukan di Fasilitas RDF Cilacap”.

Acara ini terselenggara atas kerjasama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Pemerintah Daerah Cilacap, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk. Di internet, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Daerah Provinsi Jawa Tengah, Dr. Prasetyo Aribowo, S.H. M.Soc.Sc, Direktur Pengelolaan Sampah, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Indonesia Dr. Pembicara pada acara hari ini adalah Ir Novrizal Tahar, Head of Corporate Affairs and Sustainability (PT Unilever Indonesia Tbk), Nurdiana Darus dan Awaluddin Muuri, AP., MM, Head of Environmental Services Kabupaten Cilacap.

SBI melalui divisi Nathabumi Waste Management bermitra dengan pemerintah dan korporasi di berbagai industri, memberikan solusi dan inovasi pengelolaan sampah yang ramah lingkungan.

Selain Cilacap, DLH Provinsi DKI Jakarta, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dan PT Unilever Indonesia Tbk menandatangani perjanjian kerja sama pengelolaan dan pemanfaatan sampah perkotaan dari TPST Bantargebang sebagai bahan bakar alternatif berupa RDF dengan cara menggali tanah. .

Fasilitas pembuangan sampah Cilacap atau RDF dapat mengolah 120-150 ton sampah segar per hari dan mengeringkannya hingga 20-25% menggunakan teknologi pengeringan biologis untuk sampah basah dan kelembapan di atas 50%.

Fasilitas pengelolaan sampah tersebut telah beroperasi penuh setelah dilantik oleh Menteri Kelautan dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan pada 21 Juli 2020, menjadikannya yang pertama kali mengolah sampah menjadi bahan bakar di Indonesia.

Pemasangan fasilitas pembuangan sampah kota pertama di Indonesia oleh Pemerintah Kabupaten Cilacap bekerjasama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cilacap, Pemerintah Kerajaan Denmark melalui Program ESP3 dan Pemerintah Daerah Jawa Tengah, berhasil dilaksanakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Pembangunan dan Perumahan Rakyat dan SBI.

Disadur dari: https://ekonomi.republika.co.id/berita/qpf67x380/semen-indonesia-manfaatkan-sampah-jadi-ebt