Sejarah Perusahaan PT Jasa Marga

Dipublikasikan oleh Farrel Hanif Fathurahman

21 Mei 2024, 23.02

Logo Jasa Marga - Wikipedia

PT Jasa Marga (Persero) Tbk adalah perusahaan milik negara Indonesia yang bergerak dalam pengusahaan jalan tol. Tidak lama setelah pembangunan jalan tol yang menghubungkan Jakarta dengan Bogor selesai, perusahaan ini didirikan pada tanggal 1 Maret 1978. Hingga akhir tahun 2020, perusahaan mengoperasikan 34 ruas jalan tol sepanjang 1.603 kilometer di Indonesia.

Perusahaan ini didirikan pada tanggal 1 Maret 1978 dengan nama "PT Jasa Marga", dan pada tahun 1981, diubah menjadi "PT Jasa Marga (Persero)". Pada awalnya, perusahaan ini bertindak sebagai operator jalan tol dan otoritas jalan tol di Indonesia. Sampai tahun 1987, perusahaan ini adalah satu-satunya pengelola jalan tol di Indonesia. Mereka juga membangun jalan tol pertama di Indonesia, jalan tol Jagorawi (Jakarta-Bogor-Ciawi) mulai tahun 1978. Pada tahun 1990-an, perusahaan ini lebih banyak membantu investor swasta membangun jalan tol. Namun, sebagian besar investor tidak melakukannya, sehingga akhirnya diambil alih oleh perusahaan, termasuk Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta dan Jalan Tol Cipularang.

Setelah didirikan Badan Pengatur Jalan Tol pada tahun 2004, perusahaan ini tidak lagi bertanggung jawab atas jalan tol di Indonesia. Menteri Pekerjaan Umum sekarang bertanggung jawab untuk menetapkan tarif jalan tol. Perusahaan ini resmi masuk ke Bursa Efek Indonesia pada tanggal 12 November 2007. Untuk mengurangi antrian dan durasi pembayaran di gerbang tol, Jasa Marga mewajibkan penggunaan uang elektronik pada tahun 2017. Selain itu, pada tahun 2019, perusahaan juga menguji coba sistem pembayaran nirhenti, yang lebih mempersingkat durasi pembayaran di gerbang tol. Perusahaan mulai mengembangkan bisnis non-tol pada tahun 2018, terutama untuk mengoptimalkan asetnya, baik secara mandiri maupun bekerja sama dengan mitra strategis.

Sekretaris Jasa Marga meminta Pemerintah Indonesia untuk membangun Jalan Tol Jakarta-Cikampek elevated dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek 2 selatan. Ini diusulkan karena kapasitas jalan sudah melebihi jumlah kendaraan yang melintasi. Gubernur Jawa Timur meminta Jasa Marga menggratiskan biaya Jembatan Suramadu untuk mengurangi biaya angkutan kendaraan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Madura.

Sistem e-toll yang terdiri dari empat bank—BRI, BNI, BTN, dan Mandiri—telah diresmikan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara pada Agustus 2015. Diharapkan dengan penambahan jumlah bank ini, penetrasi penggunaan e-toll akan meningkat hingga 50%. Pengoperasian di Jalan Tol Lingkar Luar Jakarta diperkirakan akan dimulai pada April 2016.

Sebagai penyedia jasa jalan tol terbesar di Indonesia, Jasa Marga memiliki sejumlah anak usaha jalan tol seperti PT Marga Sarana Jabar , PT Jakarta Lingkar Baratsatu , dan PT Marga Lingkar Jakarta. Untuk perusahaan yang bukan jalan tol, Jasa Marga memiliki perusahaan  PT Jasamarga Tollroad Maintenance, PT Jasamarga Related Business, dan PT Jasamarga Tollroad Operator.

Sumber:

https://id.wikipedia.org