Sebelum Diinstruksikan Gubernur Banten, SMAN 1 Tangerang Sudah Terapkan Pembelajaran Online

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

23 Februari 2024, 15.58

Sumber: kompas.com

TANGERANG, KOMPAS.com - Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Tangerang Kota Tangerang menerapkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) mulai minggu keempat Januari 2022 hingga saat ini. Penerapan sistem ini sudah diterapkan jauh sebelum Gubernur Banten Wahidin Halim memutuskan seluruh SMA di Tangerang Raya, termasuk Kota Tangerang wajib menerapkan PJJ. Asisten Direktur Kemahasiswaan SMAN 1 Tangerang Niniek Nurcahya mengatakan, pihaknya melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan kapasitas 100 persen hingga minggu ketiga Januari 2022.

“Kami adakan PTM 100 persen, hanya dibagi menjadi dua sesi,"; ujarnya melalui telepon, Jumat (2/4/2022). Namun setelah berlangsung sepekan, SMAN 1 Tangerang PTM 100% terpaksa dibatalkan. Pasalnya, kasus Omicron mulai menyebar pada minggu keempat Januari 2022. Selain itu, pihak sekolah mendapat kabar dari siswa di sana bahwa banyak kerabatnya yang positif Covid-19. “Saya baru terima seminggu (PTM), kabar dari Omicron paling tinggi. Kami mendapat laporan dari anak-anak bahwa keluarganya positif Covid-19, tapi padahal siswanya tidak,” ujarnya. Disebut Ninek.

Banyak siswa SMAN 1 Tangerang yang kemudian dipindahkan ke ruang isolasi karena keluarganya terpapar Covid-19. Khawatir dengan kelanjutan PTM, pihak sekolah memutuskan membatalkan PTM pada minggu keempat Januari 2022 dan mulai melaksanakan PJJ. “Kami langsung tutup, (PTM) tidak bisa dilanjutkan, itu komitmennya,”; panggil Ninek. “Kami tidak berani (PTM), akhirnya langsung ke PJJ. Itu inisiatif pihak sekolah karena ada kejadian di lingkungan keluarga SMAN 1 Tangerang, padahal tidak menimpa anak tersebut,” dia. katanya, sambungnya Niniek menambahkan, saat pelaksanaan PJJ penyemprotan, pihaknya langsung melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan sekolah

"Saat PJJ, pihak sekolah melakukan penyemprotan. Artinya sudah hampir dua minggu (pelaksanaan PJJ),'' ujarnya. Pemerintah Daerah Provinsi (Pemprov) Banten mewisuda PTM tingkat SMA di Kota Tangerang, Kota Tangsel, dan Wilayah Tangerang mulai 2 Februari 2022. Wahidin Halim mengatakan, PTM dihentikan sementara karena ketiga wilayah tersebut kini masuk zona oranye atau daerah dengan risiko sedang tertular Covid-19. “Disepakati tidak ada PTM untuk Tanggerang Raya,”; kata Vahidin, Kamis (3 Februari 2022). Sementara daerah lain di Provinsi Banten yang tidak berstatus zona oranye masih bisa melaksanakan PTM.

Disadur dari Artikel : kompas.com