Puan Maharani Minta Kemendikbud Ristek Perhatikan Putus Sekolah dan Perbaiki Infrastruktur PJJ

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

26 Februari 2024, 15.47

Sumber: kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - DPR RI Puan Maharani meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi memberikan perhatian khusus terhadap banyaknya anak putus sekolah akibat pandemi Covid-19. Selain itu, efektivitas pembelajaran jarak jauh (DEL) akibat pandemi juga diharapkan mengharuskan pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur agar pembelajaran merata di seluruh wilayah. Hal itu disampaikan Puan Maharani dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional tahun 2021.

Puan berharap Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Iptek mencari alasan mengapa anak-anak bisa putus sekolah di masa pandemi. Penyebabnya, baik pembelajaran jarak jauh (infrastruktur), atau anak-anak berhenti sekolah karena kendala keuangan keluarga akibat pandemi, kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Minggu (5 Februari 2021). ). Menurut Puan, perayaan Hari Pendidikan Nasional tahun 2021 yang bertemakan “Gerakan Sekaligus Merdeka Belajar” merupakan waktu yang tepat untuk memetakan permasalahan dan menghadirkan solusinya. Mengingat pandemi Covid-19 masih berlangsung dan pembelajaran jarak jauh masih bisa diterapkan di sekolah, Puan pun meminta Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Iptek memperbaiki infrastruktur belajar mengajar. Baca juga: Jaro

Puan menegaskan, pemerataan infrastruktur pendidikan jarak jauh merupakan syarat mutlak yang harus dipenuhi pemerintah. Agar merata dan tidak ada kesenjangan PPJ atau infrastruktur jaringan antar daerah dan daerah, kata politikus PDI Perjuangan itu. Selain kesiapan dan pemerataan infrastruktur pembelajaran jarak jauh, Puan meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta Kementerian Sains dan Teknologi menguji efektivitas dan kualitas tenaga pengajar, peserta didik, dan bahan ajar. Menurut Puan, hal ini harus dilakukan agar kesenjangan pendidikan tidak semakin besar, terutama pada masa pendidikan jarak jauh yang membutuhkan infrastruktur digital, koneksi internet, dan perangkat pendukung lainnya.

"Efektifitas pendidikan online harus diuji . . sampai sekarang. “Kalau tidak ada tindakan, kesenjangan pendidikan bisa melebar,” kata Puan. “Karena pendidikan merupakan hak, kebutuhan dasar, dan harus mampu mewujudkan pembangunan bangsa dan karakter,” ujarnya.

Disadur dari Artikel : kompas.com