PT Semen Padang: Raih Pendapatan Bisnis Non-semen Sebesar Rp 6,48 Miliar Selama 2021

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

27 Februari 2024, 08.48

Sumber: kompas.com

PADANG, KOMPAS.com - Pada tahun 2021, divisi inkubasi tanpa semen (BINS) PT Semen Padang mencatatkan penjualan sebesar Rp6,48 miliar, lebih tinggi 1,3% dari target perseroan sebesar Rp6,4 miliar. Alhamdulillah, kinerja kelompok BINS pada tahun 2021 telah tercapai. Harapannya, kinerja ini dapat ditingkatkan pada tahun 2022, kata Kepala Departemen Komunikasi Korporasi dan Departemen Kehakiman PT Semen Padang Oktoweri kepada Kompas. com.Pada Minggu (2022).Dalam keterangan resmi yang diterima, 1 November 2019, Oktoweri menjelaskan, PT Semen Padang mengembangkan BINS dan dikelola melalui departemen tersendiri sejak 2019. Namun embrionya sudah terbentuk sejak 1989, dengan bengkel produksi..

Bahkan, bengkel produksi tersebut memproduksi peralatan pabrik semen seperti rubber conveyor belt, vibrasi conveyor, elevator bucket, dan pneumatic force conveyor. “Pengembangan produk dan layanan tersebut sejalan dengan transformasi SIG Holding menjadi perusahaan penyedia bahan bangunan melalui pengembangan produk, layanan, dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.” ujar Oktaweri.

Saat itu, Pri Gustari, Kepala Departemen BINS PT Semen Padang, mengatakan banyak proyek seperti pembangunan dan pemasangan Shell Kiln 3 PT Semen Tonasa yang mendapat pendapatan Rp 6,48 miliar. Berikutnya proyek pemasangan Shell Kiln PT Solusi Bangun Indonesia Cilacap, pekerjaan pelapisan PT Marnatha Bangun Sentosa dan pekerjaan perbaikan pertukangan dan impeller PT Padang Raya Cakrawala. Selain itu juga proyek motor putar PLTU Teluk Sirih Condensat Pump 2B, motor putar dan motor pengangkat PLTU CVF Sijantang Ombilin, sekrup bola putar kilang BE, dan sambungan ulir diameter 160mm PT Padang Raya Cakrawala. “Pada akhir tahun 2021, PT Andritz Hydro akan menyelesaikan proyek jasa pembuatan pipa tiga fase untuk pengoperasian Pembangkit Listrik Asahan di Sumatera Utara,” kata Pri Gustari dan General Manager BINS Fery Sarvino.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "PT Semen Padang catat penjualan usaha non semen Rp 6,48 miliar pada 2021". Klik untuk membaca: https://money.kompas.com/read/2022/ 01/12/185831826/pt-semen-padang-note-non-cement-business-income-rp-648-m-during-2021 .

Target BINS 2022 Pri mengatakan, target pendapatan divisi BINS tahun 2022 sebesar Rp 7 miliar. Pri yakin tujuan tersebut bisa tercapai, apalagi timnya sudah menjajaki kemitraan dengan beberapa perusahaan. Pesanan proyek PT tahun 2022 sudah diterima. pada bulan Desember 2021 perusahaan inkubasi tanpa semen. Semen Tonasa yaitu perangkat pengganti dan pinion Tonasa 4 akan diproduksi pada pertengahan tahun 2022.

"Selanjutnya proyek lain yang sedang dikerjakan di kantor BINS pada tahun 2022 adalah Majelis Kiln Shell PT. Solusi pembangunan pabrik kedua di Narogong, wilayah Bogor, Indonesia,” kata Pri Gustari. Pri Gustari mengatakan, bengkel produksi PT Semen Padang juga berada di Sungai Banyak, Provinsi Jambi. Ia mengatakan, tim PT Kerinci Merangin Power Project telah mengunjungi dan memastikan pengoperasian peralatan yang mereka miliki. Padang juga berdiskusi dengan PT Kerinci Merangin Hydro. PT Semen Padang siap memenuhi kebutuhan PT Kerinci Merangin Hydro untuk pembangunan PLTA Kerinci.

Selain menawarkan jasa non semen dan komposisi, Pri menjelaskan divisi BISN juga memproduksi produk material dan semen yang tersegmentasi seperti batu bata interlocking dan beton aerasi. Fraksi yang dihasilkan tambang PT Semen Padang merupakan fraksi yang berkualitas tinggi. Jika iya, produk ini merupakan batu bata sambungan, dan diperkirakan mampu mengurangi pekerjaan dinding rumah hingga 20% dibandingkan batu bata. Sedangkan beton yang keropos dapat menghalangi masuknya air. “Beton berpori paling baik untuk tempat parkir dan daerah rawan banjir.” Kata Gratis. Batu bata interlocking dan beton porous menjadi produk baru tahun 2020.

Kedua jenis turunan semen ini rencananya akan segera diluncurkan dalam waktu dekat. Sebenarnya sudah ada contoh dari kedua turunan ini. “Untuk beton porous, misalnya teras clubhouse lapangan golf PT. Semen Padang dan Kantor Dekopin Ulak Karang. Dan ada juga rumah model bata sambung, rumah model kecil di area klub Lapangan Golf PT Semen Padang dan satu set dua rumah model di Gedung Kayu Aro Permai di Kabupaten Solok Batang Barus. 

Disadur dari: https://money.kompas.com/read/2022/01/12/185831826/pt-semen-padang-catat-pendapatan-bisnis-non-semen-rp-648-m-selama-2021