Perusahaan Dengan Produksi Gas Terbesar di Indonesia

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

15 April 2024, 14.55

Sumber: Foto: Dok Pertamina

Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) mencatat bahwa Indonesia memiliki potensi gas bumi yang menjanjikan dengan cadangan mencapai 41,62 triliun kaki kubik (TCF). Meskipun jumlahnya tidak signifikan jika dibandingkan dengan cadangan dunia, namun Indonesia memiliki 68 cekungan yang belum dieksplorasi dan siap ditawarkan kepada investor.

Berdasarkan proyeksi neraca gas Indonesia untuk periode 2022-2030, produksi gas dari ladang minyak dan gas yang ada diperkirakan dapat memenuhi kebutuhan domestik. Bahkan, Indonesia diprediksi akan memiliki surplus gas hingga 1.715 MMSCFD dari beberapa proyek yang potensial dalam 10 tahun ke depan.

Data dari Kementerian ESDM menunjukkan bahwa pada tahun 2021, rata-rata produksi gas bumi di Indonesia mencapai 6.667 juta standar meter kubik per hari (MMSCFD). Beberapa perusahaan memiliki kapasitas produksi gas terbesar di negara ini.

Salah satu perusahaan terbesar adalah BP Berau Ltd., anak perusahaan dari British Petroleum (BP). Perusahaan ini mampu memproduksi rata-rata 1.312 MMSCFD pada tahun 2020, atau sekitar seperlima dari kapasitas produksi gas alam di Indonesia. BP Berau Ltd. mengoperasikan proyek LNG Tangguh yang terdiri dari enam gas alam terintegrasi di wilayah kontrak Kerjasama Wiriagar, Berau dan Muturi (KKS) di Teluk Bintun, Papua Barat.

Selain itu, ConocoPhillips (Grissik) Ltd menempati posisi kedua dengan kapasitas produksi 988,95 MMSCFD, diikuti oleh PT Pertamina EP dengan kapasitas produksi sebesar 889,79 MMSCFD pada tahun 2021.

Pada tahun 2023, PT Pertamina EP sedang aktif mencari sumber minyak dan gas bumi baru, termasuk di Kalimantan Utara, untuk mendukung target pemerintah Indonesia dalam mencapai kebutuhan energi nasional sebesar 12 miliar standar meter kubik gas pada tahun 2030.

Tabel Perusahaan Produksi Gas Bumi di Indonesia

 

Disadur dari: www.cnbcindonesia.com