Persyaratan Profesional bagi Arsitek

Dipublikasikan oleh Farrel Hanif Fathurahman

23 Februari 2024, 14.25

Persyaratan profesional bagi arsitek bervariasi dari satu tempat ke tempat lain, namun umumnya terdiri dari tiga elemen: gelar universitas atau pendidikan tingkat lanjut, periode magang atau pelatihan di kantor, dan ujian untuk registrasi dengan yurisdiksi tertentu.

Profesional yang terlibat dalam desain dan pengawasan proyek konstruksi tidak selalu memiliki pelatihan di program arsitektur terpisah dalam pengaturan akademis yang terjadi sebelum abad ke-19. Sebaliknya, mereka biasanya menyandang gelar Master Builder, atau survei, setelah mengabdi selama beberapa tahun sebagai magang (seperti Sir Christopher Wren). Studi formal arsitektur di lembaga akademis memainkan peran kunci dalam perkembangan profesi secara keseluruhan, menjadi pusat perhatian untuk kemajuan dalam teknologi dan teori arsitektur.

Persyaratan profesional bagi arsitek menunjukkan keragaman yang signifikan dan bergantung pada peraturan yang berlaku di setiap negara. Sebagai contoh, di Amerika Serikat, seseorang perlu meraih gelar sarjana dalam arsitektur dari universitas terakreditasi, mengikuti masa magang di bawah bimbingan arsitek berlisensi, serta lulus ujian registrasi arsitektur (Architect Registration Examination) dan memenuhi syarat lisensi yang ditetapkan oleh otoritas setempat.

Proses pemberian lisensi arsitek di Inggris melibatkan langkah-langkah seperti pendaftaran sebagai mahasiswa arsitektur di Royal Institute of British Architects (RIBA), menjalani periode pengalaman kerja dengan supervisi arsitek berlisensi, dan mengikuti ujian akhir praktis (Part 3) untuk mendapatkan pendaftaran penuh sebagai arsitek. Di Jerman, persyaratan mencakup memperoleh gelar sarjana dalam arsitektur, menyelesaikan pelatihan praktis di kantor arsitektur, dan berhasil lulus ujian arsitek negara (Architektenprüfung).

Proses serupa terjadi di Prancis, di mana calon arsitek harus memperoleh Diplome d'État d'architecte (DEA) atau setara, menyelesaikan periode praktik profesional dengan supervisi, dan lulus ujian profesional (Examen d'État d'architecte). Sementara di Australia, prosesnya melibatkan meraih gelar sarjana dalam arsitektur atau setara, memperoleh pengalaman kerja dengan supervisi arsitek berlisensi, dan lulus ujian arsitektur negara atau teritori untuk mendapatkan lisensi. Merupakan suatu kebijaksanaan bagi calon arsitek untuk selalu memeriksa persyaratan terkini yang berlaku dan merujuk ke badan pengatur arsitektur setempat.

Disadur dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Professional_requirements_for_architects