Perkembangan Batik Solo Trans: Integrasi Layanan Bus Raya Terpadu di Kota Surakarta

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

30 April 2024, 08.51

Sumber: id.wikipedia.org

Batik Solo Trans (BST) adalah layanan bus ekspres yang beroperasi di kota Surakarta. Layanan ini pertama kali diluncurkan oleh Walikota Surakarta, Joko Widodo, pada tanggal 1 September 2010. BST memiliki 12 konferensi dan 6 konferensi utama serta 6 saluran feed.

Sejarah dan perkembangan

Layanan ini diluncurkan BST oleh Walikota Surakarta pada tanggal 1 September 2010. Saat itu Surakarta adalah Joko Widodo. Operasi pertama berlangsung di koridor 1 Bandara Adi Soemarmo - Terminal Palur. Layanan ini, seiring dengan perkembangan lalu lintas lainnya, diperlukan untuk mengurangi dan menghindari kemacetan di kota Solo.

Pada tanggal 25 Februari 2014, dibuka Jalur 2 Batik Solo Trans. Koridor 2 beroperasi pertama kali dengan kesiapan 16 kapal. Bersamaan dengan dibukanya jalan tersebut, Kementerian Komunikasi, Komunikasi dan Informatika Pertanahan juga mengumumkan jalur pengembangan selanjutnya. Delapan koridor direncanakan untuk beroperasi di masa depan.

Batik Solo Trans Koridor 3 dibuka pada Februari 2018. Sebelum mulai beroperasi, pemegang saham operator BST PT Bengawan tidak setuju dengan Solo Trans mengenai kendaraan baru untuk rute tersebut. Saat ini, jumlah penumpang pada rute ini akan meningkat menjadi 5000 per hari pada Maret 2018.

Koridor Feeder

Koridor Feeder BST akan mulai beroperasi mulai Maret 2017. Awalnya, terowongan feeder akan memiliki delapan terowongan yang mengintegrasikan sistem transportasi perkotaan dengan sistem Batik Solo Trans. Jalur pengumpan ini diharapkan dapat menjangkau daerah-daerah yang tidak dapat diakses atau dilalui oleh BST. Selain itu, kendaraan pengumpan BST juga memiliki sistem GPS sebagai sistem navigasi dan tracking pengemudi.

Sistem Pembelian Jasa Rekan Bus

Pada tanggal 4 Juli 2020, Batik Solo Trans menyetujui sistem pembelian jasa sahabat bus. Direktorat Jenderal Perhubungan dan Pertanahan. Kami berencana untuk menggunakan sistem ini dalam segala hal. Namun hanya Koridor 3 dan Koridor 4 yang siap dilaksanakan karena lalu lintas masih lancar. Koridor 1 dan Koridor 2 saat ini belum dilaksanakan karena menunggu dibangunnya kendaraan baru.

Perubahan telah dilakukan sehingga beberapa rute BST tidak mengalami perubahan setelah Sistem Akuisisi diterapkan. Layanan bus teman. Overlay membuatnya lebih baik. Selain itu, layanan Sahabat Bus BST juga membuat penumpang bisa mandiri dalam membayar dengan sistem cashless karena tidak ada petugas atau petugas yang bertugas di setiap bus.

Rute pengumpan BST juga akan ditutup mulai 1 November 2020. Penerapan sistem tersebut . Jalan tol ini juga disederhanakan dari yang semula 8 lajur menjadi 6 lajur. Sebab, jalur kerja tidak tumpang tindih atau terintegrasi dengan jalur lain. Selain itu, daftar tugas jalur cabang ini juga telah diperluas dan daftar tugas jalur utama telah disesuaikan. Lalu lintas pada Koridor 1 dan Koridor 2 dijadwalkan menggunakan bus lantai rendah dibandingkan bus yang semula dijadwalkan menggunakan bus lantai rendah. contoh Penerbangan Koridor 1 dan Koridor 2 yang semula dijadwalkan selesai pada Oktober 2020, terpaksa tertunda karena pekerjaan yang belum selesai.

Penerbangan Koridor 1 akan memakan waktu lebih lama penyelesaiannya karena menggunakan bus berukuran sedang yang lebih besar, berbeda dengan Koridor 2 yang menggunakan bus berukuran sedang. BST Koridor 2 dan sistem pembelian jasa Teman Bus telah resmi diuji coba sejak 20 Desember 2020 dan akan dibuka pada 24 Desember 2020. Sedangkan BST Koridor 1 yang memiliki sistem yang sama telah mulai uji coba operasional pada 24 Desember 2020 dan dibuka pada 29 Desember 2020. Saat ini Lintas Atas Purwosari belum dibuka dua arah sehingga digunakan pengalihan. Kedua ruas jalan ini juga akan melewati jalan seberang Jalan Slamet Riyadi sehingga ruang parkir di kawasan tersebut harus disesuaikan..

Sumber: id.wikipedia.com