Penyelesaian Tiga Bendungan PSN: Meningkatkan Produktivitas Pertanian dan Kesejahteraan Masyarakat

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

17 April 2024, 09.26

Sumber: kompas.com

Pemerintah Indonesia telah berhasil menyelesaikan pembangunan tiga bendungan besar yang terletak di Kabupaten Pringsewu, Lampung (Bendungan Way Sekampung), Kabupaten Wajo di Sulawesi Selatan (Bendungan Paselloreng) dan Kabupaten Kuningan di Jawa Barat (Bendungan Kuingan). Menurut Juru Bicara Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat Endra S Atmawidjaja, proyek tersebut bertujuan untuk meningkatkan kapasitas tampungan air yang digunakan untuk irigasi di berbagai kantin nasional. Dengan dibangunnya jaringan irigasi yang menyertainya, berkat pasokan air yang lebih stabil dan berkesinambungan, para petani berharap dapat meningkatkan frekuensi tanam dari satu kali menjadi 2-3 kali dalam setahun. Informasi tersebut dimuat di situs resmi Sekretariat Pemerintah pada Kamis, 24 Juni 2021.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan akan dimulainya pengisian air pertama di tiga bendungan yang baru selesai dibangun. bulan ini. Bendungan ini terletak di Kabupaten Pringsewu, Lampung; Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan; dan Kabupaten Kuningan di Jawa Barat harus memperkuat sistem irigasi nasional.

Dengan daya tampung air irigasi seluas 72.707 hektar – 55.373 hektar di Daerah Irigasi Sekampung dan 17.334 hektar di Daerah Irigasi Perluasan Rumbia – bendungan ini tidak hanya menunjang kebutuhan nutrisi masyarakat Lampung namun juga berperan dalam perjuangan tersebut. Integrasi dengan bendungan Batutegi dan Martagita akan memperkuat kapasitas pengelolaan air di wilayah tersebut sehingga memungkinkan petani meningkatkan intensitas tanam hingga 2-3 kali per tahun, yang sebelumnya dibatasi satu kali tanam per tahun dengan metode tadah hujan. Bendungan ini juga memiliki luas daerah tangkapan air sebesar 800 hektar sehingga menambah kapasitas tampungan air yang cukup besar pada kawasan tersebut.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengumumkan bahwa bendungan universal yang baru saja selesai dibangun tidak hanya mendukung irigasi tetapi juga menawarkan banyak manfaat lainnya. Bendungan ini menyuplai air baku ke Kota Bandar Lampung, Kota Metro, dan Kabupaten Lampung Selatan dengan kapasitas hingga 2.482 liter per detik dan menghasilkan listrik sebesar 5,4 megawatt. Selain itu Bendungan Way Sekampung di Kabupaten Pringsewu juga dijadikan sebagai objek wisata. Bendungan Paselloreng 4.444 di Kabupaten Wajo mempunyai kapasitas tampung hingga 138 juta meter kubik dan luas cekungan 169 hektar, mengairi sawah seluas 8.510 hektar. Bendungan ini juga bisa menjadi sumber air baku empat kecamatan di Kabupaten Wajo hingga 200 liter per detik. Selain itu, bendungan ini berkontribusi terhadap infrastruktur pengendalian banjir di hilir Sungai Gilireng dengan kapasitas 1.000 meter kubik per detik, serta mendukung pengembangan perikanan air tawar, pariwisata, dan konservasi sumber daya air. sabuk hijau

Bendungan Kuningan Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, berkapasitas 25,9 juta meter kubik dan luas cekungan 221,59 hektar, mengalirkan air ke daerah irigasi seluas 3.000 hektar di Jawa Barat bagian timur dan sebagian Jawa Tengah. . Bendungan ini juga menyediakan air baku bagi Kabupaten Kuningan sebesar 0,30 meter kubik per detik, meredam debit banjir hingga 213 meter kubik per detik dan dapat menjadi sumber listrik sebesar 0,50 megawatt.

Sumber: kompas.com