Pengertian Mengenai Mikroprosesor

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

05 Maret 2024, 08.04

Sumber: Wikipedia

Mikroprosesor atau mikroprosesor (diucapkan µP atau uP) adalah unit pemrosesan elektronik (CPU) komputer yang terdiri dari transistor kecil dan sirkuit lain pada sirkuit terpadu semikonduktor.

Sebelum pengembangan mikroprosesor, CPU elektronik dikembangkan . hilang sirkuit input TTL terpisah; Transistor independen pertama; Sebelumnya, lagi dalam tabung vakum. Ada juga desain untuk mesin komputer sederhana yang mencakup bagian mekanis seperti perkakas, batang, rel, mainan, dll.

Perkembangan mesin mekanis diketahui mengikuti Hukum Moore, lapangan kerja semakin meningkat setiap tahunnya. dubur. Teori ini menyatakan bahwa kekuatan komputer berlipat ganda setiap 18 bulan dan berlaku sejak awal tahun 1970. Sejak awal mulanya sebagai kalkulator, kemajuan teknologi telah menjadikan mikroprosesor sebagai kekuatan dominan di banyak jenis komputer. Dari mainframe terbesar hingga komputer laptop terkecil, semua sistem memiliki mikroprosesor sebagai jantungnya.

 

Karakteristik Mikroprosesor

Berikut ini adalah karakteristik penting dari mikroprosesor:

  1. Ukuran Bus Data Internal: Jumlah saluran dalam mikroprosesor, yang menunjukkan jumlah bit yang dapat dipertukarkan antar bagian mikroprosesor.

  2. Ukuran bus data eksternal (external data bus size): Jumlah saluran yang digunakan untuk transfer data antar komponen antara mikroprosesor dan komponen-komponen di luar mikroprosesor.

  3. Ukuran alamat memori (memory address size): Jumlah alamat memori yang dapat dialamati oleh mikroprosesor secara langsung.

  4. Kecepatan clock (clock speed): Rate atau kecepatan clock untuk menuntun kerja mikroprosesor.

  5. Fungsi khusus: Fungsi khusus yang mendukung aplikasi khusus, seperti pemrosesan kristal cair, multimedia, dll.

  6. Pemrosesan data utama komputer.

Disadur dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Mikroprosesor