Pengembangan Komunitas: Meningkatkan Keberdayaan dan Kesejahteraan Lokal

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

24 April 2024, 10.07

Sumber: id.wikipedia.org

PBB mendefinisikan pembangunan masyarakat sebagai "sebuah proses di mana anggota masyarakat berkumpul untuk mengambil tindakan kolektif dan menciptakan solusi untuk masalah-masalah umum." [1] Ini adalah konsep yang luas, diterapkan pada praktik para pemimpin masyarakat, aktivis, warga yang terlibat, dan para profesional untuk meningkatkan berbagai aspek masyarakat, dengan tujuan membangun komunitas lokal yang lebih kuat dan tangguh.

Pembangunan masyarakat juga dipahami sebagai disiplin profesional, dan didefinisikan oleh International Association for Community Development sebagai "profesi berbasis praktik dan disiplin akademik yang mempromosikan demokrasi partisipatif, pembangunan berkelanjutan, hak-hak, peluang ekonomi, kesetaraan, dan keadilan sosial, melalui organisasi, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat, baik itu berdasarkan lokalitas, identitas, atau minat, di lingkungan perkotaan dan pedesaan." [2]

Pembangunan masyarakat bertujuan untuk memberdayakan individu dan kelompok masyarakat dengan keterampilan yang mereka butuhkan untuk menciptakan perubahan dalam masyarakat mereka. Keterampilan ini sering kali diciptakan melalui pembentukan kelompok sosial yang bekerja untuk agenda bersama. Pengembang masyarakat harus memahami cara bekerja dengan individu serta cara memengaruhi posisi masyarakat dalam konteks institusi sosial yang lebih besar.

Pengembangan masyarakat sebagai istilah telah digunakan secara luas di negara-negara berbahasa Inggris, seperti Amerika Serikat, Inggris, Australia, Kanada, Selandia Baru, serta negara-negara lain dalam Persemakmuran Bangsa-Bangsa. Istilah ini juga digunakan di beberapa negara di Eropa Timur dengan adanya asosiasi pengembangan masyarakat aktif di Hungaria dan Rumania. Community Development Journal, yang diterbitkan oleh Oxford University Press sejak tahun 1966, bertujuan menjadi forum utama untuk penelitian dan penyebaran teori dan praktik pengembangan masyarakat internasional. [3]

Pendekatan pembangunan masyarakat diakui secara internasional. Metode dan pendekatan ini telah diakui sebagai hal yang penting untuk pembangunan sosial, ekonomi, budaya, lingkungan, dan politik lokal oleh organisasi-organisasi seperti PBB, WHO, OECD, Bank Dunia, Dewan Eropa, dan Uni Eropa. Ada sejumlah lembaga pendidikan tinggi yang menawarkan pembangunan masyarakat sebagai bidang studi dan penelitian, seperti University of Toronto, Leiden University, SOAS University of London, dan Balsillie School of International Affairs, di antara lainnya.

Disadur dari Artikel : en.wikipedia.org