Pengalaman Mahasiswa Indonesia Studi Magister Teknik Fisika di Jerman: Menjadi Pintar Tidak Cukup

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

26 Maret 2024, 08.37

Sumber: Raffly Muhammad, mahasiswa Indonesia yang kini sedang menempuh studi magister teknik fisika di Technische Universität Berlin di Jerman.(DOK PRIBADI/RAFFLY MUHAMMAD via DW INDONESIA)

Raffly Muhammad, seorang mahasiswa Indonesia yang tengah menempuh studi magister teknik fisika di Technische Universität Berlin di Jerman, membagikan kisah inspiratifnya tentang perjalanan pendidikannya yang penuh perjuangan. Meskipun awalnya merasa kurang mampu di SMA dan tidak memiliki keahlian khusus, Raffly memiliki tekad kuat untuk melanjutkan pendidikannya ke tingkat perguruan tinggi. Kendati terkendala oleh biaya yang mahal di Australia dan Singapura, ia akhirnya memilih Jerman karena biaya studinya yang lebih terjangkau.

Perjuangan Raffly tidak berhenti di situ. Setelah berhasil diterima di Technische Universität Berlin, ia harus melewati berbagai rintangan dan penolakan sebelum akhirnya dapat memulai studi sarjananya di sana. Meskipun harus bekerja paruh waktu untuk bertahan hidup, ia tetap gigih dalam mengejar impian pendidikannya. Bagi Raffly, menjaga keseimbangan antara kuliah, pekerjaan, bersosialisasi, dan ibadah merupakan tantangan yang tidak mudah, namun ia berhasil mengatasinya dengan bijaksana.

Studi di Jerman juga menghadirkan tantangan baru bagi Raffly, terutama dalam hal bahasa dan adaptasi dengan lingkungan yang baru. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangatnya untuk mengejar ilmu. Ia bahkan berhasil memenangkan kompetisi "Pitching Nation" dengan ide pembangkit listrik tenaga angin pesisir pantai, yang dapat menjadi solusi untuk elektrifikasi di wilayah-wilayah terpencil di Indonesia.

Setelah menyelesaikan studinya di Technische Universität Berlin, Raffly mendapatkan kesempatan untuk magang di perusahaan energi ternama Jerman, Siemens Energy. Meskipun menghadapi berbagai tantangan dalam mencari pekerjaan paruh waktu, ia berhasil memperoleh slot magang setelah membuktikan kemampuannya dalam mengerjakan proyek atau simulasi teknik.

Dengan semangat yang tinggi, Raffly bermimpi untuk melanjutkan studinya ke jenjang yang lebih tinggi dengan mempelajari metode energi terbarukan. Ia berharap dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi ramah lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

Kisah perjalanan pendidikan dan karier Raffly Muhammad menunjukkan betapa pentingnya ketekunan, semangat, dan tekad dalam mencapai cita-cita, serta pentingnya untuk terus belajar dan berkembang di tengah tantangan yang ada.

 

Disadur dari: kompas.com