Pendapat Para Ahli terhadap Orientasi Pasar

Dipublikasikan oleh Farrel Hanif Fathurahman

24 Februari 2024, 19.42

Orientasi pasar adalah kemampuan suatu organisasi untuk bersikap responsif terhadap dinamika pasar yang dihadapinya. Dalam definisi Kohli dan Jaworski, orientasi pasar adalah "upaya bersama organisasi untuk menghasilkan kecerdasan pasar, menyebarkan kecerdasan tersebut di seluruh departemen, dan memberikan respons secara menyeluruh terhadap informasi tersebut." Sementara itu, Narver dan Slater mengartikan orientasi pasar sebagai "budaya organisasi yang paling efektif dan efisien dalam menciptakan perilaku yang mendukung penciptaan nilai unggul bagi pembeli dan, oleh karena itu, kinerja superior berkelanjutan bagi bisnis."

Orientasi pasar dapat dianggap sebagai implementasi dari konsep pemasaran, sebagaimana dijelaskan oleh Kohli dan Jaworski, atau sebagai suatu budaya organisasi, sesuai pandangan Carver dan Slater. Menurut pandangan pertama, konsep pemasaran merupakan filosofi bisnis, sementara orientasi pasar lebih mengacu pada implementasi nyata dari konsep pemasaran. Mereka menambahkan bahwa orientasi pasar "memberikan fokus penyatuan bagi upaya dan proyek individu serta departemen dalam organisasi." Dengan demikian, orientasi pasar dipandang sebagai budaya organisasi dengan tiga komponen perilaku utama: orientasi pelanggan, orientasi pesaing, dan koordinasi antarfungsi.

Dalam pandangan Niraj Dawar, keunggulan kompetitif saat ini lebih berfokus pada "kegiatan hilir" perusahaan, seperti pelayanan pelanggan dan inovasi di pasar, ketimbang pada "kegiatan hulu" seperti produksi dan logistik. Ini mencerminkan pergeseran fokus dari produk dan efisiensi operasional menuju pelayanan pelanggan dan respons terhadap pasar. Keunggulan kompetitif bukan hanya terletak pada produk itu sendiri, melainkan pada kemampuan perusahaan untuk menciptakan nilai baru bagi pelanggan. Persepsi pelanggan menjadi sangat penting, terutama dalam menghadapi perubahan kriteria pembelian, yang menekankan pentingnya memahami pasar dan kebutuhan pelanggan.

Orientasi pasar bukan hanya tentang menciptakan produk yang lebih baik, tetapi juga tentang memahami pelanggan, membangun kepercayaan, dan menciptakan nilai melalui inovasi yang bersifat responsif terhadap kebutuhan pasar. Dengan mengoptimalkan kegiatan hilir, perusahaan dapat membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Orientasi pasar menciptakan landasan bagi perusahaan untuk tetap relevan dan unggul di pasar yang terus berubah.

Disadur dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Market_orientation