Optimasi Produktivitas Kelapa Sawit Melalui Standarisasi Intensifikasi

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

13 Maret 2024, 09.26

Sumber: minio.brin.go.id

Dalam sebuah acara Diskusi Panel di Jakarta, Daryono Restu Wahono dari Pusat Riset Teknologi Pengujian dan Standar BRIN menyampaikan bahwa produktivitas kelapa sawit di dunia masih di bawah standar nasional, mencapai sekitar 4 ton minyak per hektar pertahun, jauh dari potensi maksimum yang diperkirakan mencapai 18,5 ton per hektar pertahun. Dia menyoroti pentingnya melakukan intensifikasi untuk meningkatkan produktivitas sawit tanpa perlu membuka lahan baru, dengan memanfaatkan peran SNI 8211-2023 sebagai panduan bagi produsen dan pemulia benih kelapa sawit.

Daryono menjelaskan bahwa intensifikasi dengan standar tersebut bisa meningkatkan produksi kelapa sawit Indonesia menjadi 89,976 juta ton pada tahun 2025, sesuai dengan Perpres 44 Tahun 2020 yang mewajibkan sertifikasi seluruh perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Hal ini akan membantu meningkatkan kualitas benih dan produksi kelapa sawit, serta mendukung pembangunan ekonomi nasional dan upaya pengentasan kemiskinan.

Selaras dengan pandangan Daryono, Evan Buwana dari Badan Standardisasi Nasional juga menekankan pentingnya keseimbangan antara standar ketat dan inovasi teknologi dalam pertanian berkelanjutan. Diskusi Panel ini merupakan bagian dari Bulan Mutu Nasional 2023 dengan tema "Standardisasi Untuk Pertumbuhan Ekonomi Yang Berkelanjutan" yang diadakan di Jakarta Convention Center.


Disadur dari: www.brin.go.id