Nissan Menghentikan Pengembangan Mobil Mesin Konvensional

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

20 Maret 2024, 08.25

Sumber: kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Nissan Motor Company Ltd berencana menghentikan penelitian dan pengembangan mesin mobil baru yang menggunakan mesin produksi dalam negeri di semua pasar utama kecuali Amerika Serikat. Hal ini sejalan dengan tujuan perusahaan untuk menggunakan seluruh sumber dayanya untuk memproduksi kendaraan ramah lingkungan, yakni kendaraan listrik. Nissan dengan demikian akan menjadi produsen mobil besar Jepang pertama yang melakukan hal serupa, demikian laporan Nikkei Asia, Minggu (14/2/2022). Pengembangan kecil terus berlanjut untuk mesin bensin untuk pasar AS, khususnya truk pikap. Namun bagian ini tidak menjadi masalah di Eropa karena standar emisi Euro 7 akan diterapkan mulai tahun 2025. Upaya agar kendaraan ramah lingkungan. Nissan juga diketahui berhenti mengembangkan kendaraan bermesin bensin untuk pasar China dan Jepang. Namun, pengembangan mobil hibrida akan terus berlanjut.

Selain itu, karena kendaraan listrik masih beredar di pasaran, ada kemungkinan Nissan akan memperbaiki desain mesin yang ada saat ini daripada mengembangkan komponen baru. Seorang juru bicara yang berbicara tanpa menyebut nama mengatakan mesin produksi akan terus beroperasi dan tidak ada rencana untuk menghentikan unit ini secara bertahap. Sebagian besar investasi berada pada mesin bensin dan mobil. Dana ini kini akan disalurkan untuk kendaraan listrik dan teknologi baru lainnya.

Disadur dari: https://otomotif.kompas.com/read/2022/02/14/080200515/nissan-akan-hentikan-pengembangan-mobil-mesin-konvensional