Menuju Masa Depan Ramah Lingkungan: Gojek Menargetkan 5.000 Kendaraan Listrik untuk Nol Emisi

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

19 Maret 2024, 09.06

Sumber: republika.co.id

REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta - Gojek berkomitmen mendukung program nol emisi yang dicanangkan pemerintah. Amanda Parikeshit, kepala pemasaran transportasi global Gojek mengatakan perusahaan ride-hailing tersebut saat ini sedang dalam tahap pengujian. Menurut Amanda, Gojek menargetkan 5.000 kendaraan listrik dan jarak tempuh 1 kilometer pada tahap pengujian ini.

“Kami akan tingkatkan secara bertahap agar lebih banyak pelanggan yang menikmati layanan ini,” kata Amanda dari Jakarta, Selasa (18 Januari 2022).

Amanda menjelaskan Gojek mulai mengembangkan penggunaan kendaraan listrik pada tahun 2021. Gojek telah menjalin usaha patungan (JV) dengan PT TBS Energi Urama Tbk melalui PT Karya Baru TBS (TBS).

Menurut Amanda, Gojek tidak hanya perlu memastikan pengadaan kendaraan, tapi juga infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Keberadaan infrastruktur ini penting untuk menjaga kenyamanan transportasi bagi pelanggan.

“Kita membutuhkan infrastruktur yang tepat untuk membantu konsumen menjaga kebutuhan kenyamanan dan keamanannya,” kata Amanda.

Menurut Amanda, Gojek tidak hanya perlu memastikan pengadaan kendaraan, tapi juga infrastruktur pendukung kendaraan listrik. Keberadaan infrastruktur ini penting untuk menjaga kenyamanan transportasi bagi pelanggan.

“Kita membutuhkan infrastruktur yang tepat untuk membantu konsumen menjaga kebutuhan kenyamanan dan keamanannya,” kata Amanda.

Sekadar informasi, dalam uji coba, pengguna Gojek bisa memilih sepeda listrik  saat menggunakan layanan GoRide di titik penjemputan dan pengantaran di Jakarta Selatan. Sementara itu, pengemudi yang menggunakan kendaraan listrik akan tetap mengikuti layanan Gojek lainnya seperti GoFood, GoSend Instan, GoShop, dan GoMart.

Disadur dari: https://www.republika.co.id/berita/r5wlhd457/wujudkan-nol-emisi-gojek-targetkan-5000-kendaraan-listrik