Krakatau Steel Bangkit Tahun 2022: Menghidupkan Kembali Proyek Mangkrak Blast Furnace

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

06 Maret 2024, 07.26

Sumber: kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk sedang melaksanakan proyek pemasangan tanur tiup pada kuartal III 2022. Perusahaan mencari solusi untuk membantu rumah tangga atau pabrik yang menganggur kembali meraih keuntungan. Silmy Karim, Direktur Utama Krakatau Steel, mengatakan proyek tanur sembur ini dimulai pada tahun 2008, namun baru memasuki masa konstruksi empat tahun kemudian, yakni pada tahun 2012. “Pada tahun 2018, saat itulah saya bergabung dengan Krakatau Steel,” kata Silmy dalam komunikasinya. , Rabu (29 September 2021).

Silmy mengakui Krakatau Steel mempunyai dua mitra strategis. Salah satu pemohon juga menandatangani nota kesepahaman (MoA).

Pada saat yang sama, mitra lainnya mengajukan surat minat untuk bekerja sama di bidang tanur sembur. Artinya, proyek tanur sembur ini sudah ada solusinya. Jadi kami targetkan proyek tersebut bisa beroperasi pada kuartal III 2022, ujarnya. Untuk pembuatan tanur sembur, digunakan teknologi yang memanfaatkan pasir besi, bahan baku dalam negeri, secara maksimal. Penggunaan baja khusus mengurangi biaya produksi dan mengurangi impor bahan baku asing seperti bijih besi. Silmy meyakinkan Krakatau Steel bisa terus membenahi seluruh lini bisnis dan operasional, apalagi akumulasi utang perseroan mencapai Rp31 triliun. Meningkatnya utang korporasi pada tahun 2011 hingga 2018 disebabkan oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah pengeluaran investasi yang melebihi rencana. Namun, Silmi mengatakan manajemen baru Krakatau Steel berhasil merestrukturisasi utangnya pada Januari 2020 sehingga meringankan beban pembayaran dan bunga hingga meningkatkan kinerja keuangan. Seluruh kegiatan yang didukung manajemen antikorupsi Krakatau Steel telah menerapkan ISO 37001:2016 sejak Agustus 2020. Hal ini sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan KKN (korupsi, penipuan dan nepotisme). Pasalnya, ini merupakan standar internasional yang dapat digunakan oleh seluruh otoritas dan dapat diintegrasikan ke dalam sistem manajemen yang ada di Krakatau Steel saat ini. Tentu saja ada kekhawatiran manajemen dalam hal penyimpangan di masa lalu dan tanda-tanda korupsi. Penegasannya: Ketika saya bergabung dengan perusahaan, saya fokus mencari solusi dan menatap masa depan untuk menyelamatkan Krakatau Steel terlebih dahulu. Sekadar informasi. , Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menyebutkan tertundanya proyek PT Krakatau Steel (Persero) Tbk yang menelan biaya 850 juta dolar sekitar Rp 13,17 triliun, Erick akan terus mengejar kelompok yang merugikan perusahaan milik negara tersebut. "Ini tidak baik. Kami akan kejar siapa pun yang berbuat buruk. Kami tidak ingin menyalahkan siapa pun, tapi hukum dan praktik bisnis yang buruk harus dibenahi," kata Erick saat debat virtual, Minggu. (28 September 2021).
 

Disadur dari: https://www.kompas.com/properti/read/2021/09/29/153000421/tahun-2022-krakatau-steel-operasikan-proyek-mangkrak-blast-furnace-