Kinerja Membaik: Krakatau Steel Bidik Peningkatan 15 Persen dalam Volume Ekspor

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

06 Maret 2024, 07.32

Sumber: kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) menargetkan peningkatan volume ekspor sekitar 15% pada tahun 2021. Harapan tersebut sejalan dengan pencapaian positif yang diraih KRAS pada kuartal I tahun 2021.

Seperti yang diketahui , Permintaan ekspor KRAS mengalami peningkatan signifikan sejak awal tahun 2021. Saat ini, KRAS diketahui baru menerima pesanan ekspor hingga kuartal III.

Direktur KRAS Silmy Karim mengatakan, situasi ekspor perseroan sejak tahun lalu sangat baik.

Hal ini berlanjut hingga awal tahun 2021, dengan peningkatan ekspor pada kuartal pertama melebihi target yang ditetapkan oleh pemerintahan sebelumnya.

"Ekspor berkinerja baik pada tahun 2020, diikuti oleh pertumbuhan yang signifikan pada tahun 2021." Pembukuan triwulan I 2021 sekitar 77.000 ton, lebih tinggi 198% dari target triwulan I 38.700 ton,” jelasnya saat dihubungi Kontan.co.id, Senin (26 April 2021) lalu.\ n\ n
Silmy menambahkan, target ekspor utama yang ingin dicapai KRAS tahun ini adalah 157.000 ton, atau 6,65% dari total pendapatan, dengan 155.000 ton berasal dari billet besi panas dan sisa 2.000 ton pipa baja.
\ n
“Ini lebih tinggi 15% dibandingkan produksi tahun 2020 sekitar 135.000 ton,” ujarnya. Sebab, masih banyak negara eksportir yang belum pulih akibat dampak virus corona.

Sementara itu, KRAS juga berencana memperluas peluang ekspornya pada tahun ini. Hot Rolling Mill (HSM) No 2 hampir rampung dan diharapkan dapat meningkatkan produksi perseroan sekitar 1,5 juta ton per tahun. Hal ini akan membuka lebih banyak peluang bagi KRAS untuk menarik pasar baru.

"Rencananya beberapa hari ke depan adalah pasar India." kata Silmy. Selama ini KRAS telah menjual produknya ke berbagai negara tujuan ekspor seperti Malaysia, Australia, Portugal, Italia, Spanyol, Belgia, Swiss dan negara barat lainnya. Namun, Malaysia terus mendukung ekspor KRAS dengan memberikan kontribusi sekitar 74% dari total ekspor.

"Saat ini, Malaysia tetap menjadi pasar ekspor tradisional kami dengan sekitar 57.000 ton pada kuartal pertama, sekitar 74 % dari total ekspor. 70% ke Malaysia , 28% ke Eropa dan 2% ke Australia,” tutup Silmy.
 

Disadur dari : https://money.kompas.com/read/2021/04/28/152733726/kinerja-membaik-krakatau-steel-targetkan-volume-ekspor-naik-15-persen