Kementerian PUPR Segera Bangun Duplikasi Jembatan Kapuas I, Guna Tingkatkan Konektivitas di Kalimantan Barat

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati

22 Agustus 2022, 12.34

www.antaranews.com

Pontianak - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat atau PUPR melalui Direktorat Jenderal atau Ditjen Bina Marga akan mulai membangun duplikasi Jembatan Kapuas I yang akan sejajar dengan jembatan eksisting di tahun ini. Pembangunan duplikasi jembatan selain bisa meningkatkan konektivitas warga dan memperlancar distribusi barang dan jasa, juga sebagai satu kesatuan sistem arus lalu lintas keluar masuk di Kota Pontianak, Kalimantan Barat.

Pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I dilaksanakan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Barat, rencana lokasi pembangunan akan sejajar dengan Jembatan Kapuas yang telah terdapat saat ini sebab tingkat kepadatan lalu lintas di Kota Pontianak terus mengalami peningkatan. Pekerjaan akan dilaksanakan secara Multi Years Contract (MYC) 2022-2024 dengan sumber pendanaan dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp. 267 milyar.

“Pertanggal 11 pemenangnya telah ada, ini kami desain kurang lebih hampir sama dengan sebelahnya yang mana rencananya duplikasi dengan tipe rangka baja juga. Jembatan akan dibangun dalam waktu 3 tahun hingga tahun 2024. Kami harapannya dapat dipercepat pembangunan duplikasi jembatan dengan bentang 430 m tersebut,” ungkap Direktur Bina Teknik Jalan dan Jembatan Ditjen Bina Marga Nyoman Suaryana ketika mendampingi Kunjungan Kerja (Kunker) Reses Komisi V DPR RI memantau lokasi rencana pembangunan Duplikasi Jembatan Kapuas I, Selasa(19/7/2022).

Kepala BPJN Kalimantan Barat Herlan Hutagaol menyampaikan, pembangunan jembatan baru memang telah dibutuhkan oleh warga Pontianak. Secara teknis jembatan lama yang sudah dibangun pada tahun 1982 sudah mengalami penurunan daya beban “Duplikasi Jembatan Kapuas I memang sangat dibutuhkan masyarakat Pontianak, sebab untuk mengurai kemacetan, seeba secara teknis jembatan tersebut telah tua, dibangun pada tahun 1982 semua parameternya, keausan, dan pola trafik telah berubah” jelas Herlan.

Herlan menjelaskan, walaupun telah ditentukan pemenangnya namun belum dapat dilaksanakan kontrak sebab masih menunggu izin MYC sehingga paling lama pembangunan akan dimulai pada bulan Agustus 2022. Duplikasi Jembatan Kapuas I dengan panjang utama 430 m dengan tipe rangka baja yang terdiri dari 6 pilar,  2 abutmen, lebar 9 m, dan panjang jembatan pendekat 270 m.

Sedangkan Ketua Komisi V DPR RI yang juga sebagai Ketua Tim Kunker Reses Lasarus menyampaikan, Duplikasi Jembatan Kapuas I telah diumumkan pemenang lelangnya tanggal 11 oleh Kementerian PUPR. "Saya kira seharusnya bersama Bapak Menteri PUPR telah bisa melaksanakan groundbreaking, jembatan ini telah dapat dimulai pembangunan secepatnya dan ini harus selesai di tahun 2024,” jelas Lasarus.

Menurut Lasarus, daya tampung Jembatan Kapuas yang lama telah melebihi kapasitas, jadi dari sisi keamanan cukup berbahaya untuk dilewati. "Harapan saya dengan hadirnya Duplikasi Jembatan Kapuas I bisa mengurangi beban dan mengurai kemacetan lalu lintas pada jembatan eksisting,” ungkap Lasarus.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Subdirektorat Wilayah I Direktorat Air Tanah dan Air Baku Dwi Agus Kuncoro, Kepala Balai Wilayah Sungai Kalimantan I Pontianak Pramono, Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Barat Deva Kurniawan Rahmadi, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Kalimantan I Andy Sugondo, Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi Wilayah Kalimantan Barat Sumihar Panjaitan, anggota Badan Pengatur Jalan Tol Unsur Akademisi Eka Pria Anas.


Disadur dari sumber pu.go.id/berita