ITS dan 11 Perguruan Tinggi Lainnya Dukung Merdeka Belajar dengan Pembelajaran Daring

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

05 Maret 2024, 09.41

Sumber: kompas.com

KOMPAS.com - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) bersama 11 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) mendukung upaya pemerintah dalam mengoptimalkan pembelajaran daring di Indonesia. Hal ini dilakukan untuk memahami kebebasan belajar bagi setiap orang.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Kementerian Sains dan Teknologi, Prof. Tujuan perjanjian kerja sama antara UT dan universitas mitra, termasuknya, Nizam, adalah untuk mengembangkan dan menggunakan e-learning secara umum melalui teknologi cyber Indonesia. Dalam "Ice Institute adalah galeri pembelajaran online di Indonesia . . , "kata Paulina Pannen, direktur ICE Institute, Jumat (5 Mei). Juli 2021) pada laman ITS. ICE Institute menawarkan dan mengoperasikan kursus online yang dikurasi untuk pembelajaran gratis bagi semua. Setiap universitas mitra diundang untuk berpartisipasi dalam sepuluh program studi yang ditawarkan secara gratis selama tiga tahun melalui platform ICE Institute.

"Saat ini terdapat 120 kursus online yang akan segera diintegrasikan," kata Paulina. Dengan kerja sama ini, ICE dapat membantu perguruan tinggi dalam menyediakan layanan kursus online kepada berbagai pengguna serta memudahkan pengguna untuk memilih kursus online yang menarik dengan mudah dan cepat. “Melalui program ini diharapkan Indonesia dapat mewujudkan kebebasan belajar untuk semua dan bekerjasama dengan perguruan tinggi lain di masa depan,” jelasnya. Dalam sambutannya, Nizam menyampaikan dukungannya terhadap perkembangan ICE Institute.

Nizam berharap dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, seluruh masyarakat Indonesia mempunyai akses terhadap pendidikan dan terjalinnya kerjasama antara siswa dan guru di berbagai bidang. memiliki untuk didirikan daerah “Tanpa sinergi dan gotong royong, sulit sekali menciptakan sumber daya manusia yang unggul demi kemajuan bangsa,” jelasnya. Dalam sambutannya, Rektor PBB Ojat Darojat menyampaikan bahwa ICE Institute merupakan salah satu program strategis Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dikoordinasikan oleh TTY.

"Program ini merupakan solusi yang akan pemerataan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia," ujarnya. Menurut Ojat, keberadaan ICE dapat membuka kesempatan belajar bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia, mulai dari perkotaan hingga pelosok. “Bukan tidak mungkin program ini kedepannya akan dikerjasamakan dengan mitra luar negeri,” ujarnya. Terakhir, beliau berharap program tersebut dapat memberikan hasil yang lebih baik lagi bagi masyarakat Indonesia.

"Semoga segala kerja keras yang telah dikorbankan dapat dicatat sebagai amal baik dan upaya ini dapat menambah warna sejarah pendidikan Indonesia," dia berkata. selesai.

Disadur dari Artikel : kompas.com