FOSBBI Berkomitmen Mendukung Transformasi Industri Keramik Lokal

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

28 Februari 2024, 08.39

Sumber : kompas.com

JAKARTA, KOMPAS.com - Organisasi Asosiasi Pemasok Bahan Bangunan Indonesia (FOSBBI) berkesempatan bertemu dengan Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi pada Minggu, 28 September 2021. Antonius Tan mengatakan FOSBBI bertujuan untuk mengembangkan kerja sama dengan pemerintah, pemasok dan pihak terkait lainnya untuk memenuhi kebutuhan bahan dan peralatan konstruksi. “FOSBBI juga mendorong industri dalam negeri untuk terus meningkatkan kemampuan teknis dan kualitas produk untuk memproduksi ubin porselen serta menarik investor asing untuk berinvestasi di Indonesia dan berpartisipasi dalam perekonomian Indonesia,” kata Antonius dalam siaran pers. Dikutip Kompas.com, Rabu (10 Juni 2021).

Di hadapan Menteri Perdagangan, Antonius menjelaskan ada perbedaan antara periuk porselen dan produk keramik. Menurut dia, pasar genteng baja di Indonesia sudah berdiri sejak 15 tahun lalu dan sebagian besar berada di segmen menengah atas. “Jadi faktanya kehadiran periuk porselen tidak mengganggu pasar ubin keramik, selama ini diproduksi oleh industri dalam negeri, tujuannya berbeda-beda dan justru saling melengkapi,” kata Antonius. “Ubin porselen banyak digunakan pada bangunan modern seperti pusat perbelanjaan dan perkantoran karena ukurannya yang besar, desainnya yang indah, dan gaya hidup,” ujarnya. Berdasarkan data yang dihimpun FOSBBI, total permintaan pasar ubin porselen di Indonesia mencapai 140 juta meter persegi per tahun. Pasar telah mengambil alih, dan belum mencapai angka 70 juta meter persegi per tahun. “Dengan adanya data ini, penting bagi pemasok untuk memenuhi kebutuhan pasar,” kata Antonius. Antonius mengatakan pihaknya ingin mendorong para pelaku industri keramik dalam negeri untuk melakukan perubahan dengan meningkatkan produksi dan mengembangkan teknologi produksi ubin periuk porselen, pasar yang akan terus tumbuh dan berkembang di sektor real estate dan infrastruktur. “Perkembangan pasar periuk porselen diperkirakan akan semakin meningkat dan tentunya dibutuhkan lebih banyak investasi bagi mereka yang mampu memproduksi periuk porselen untuk bisa masuk ke India. “Melalui pertemuan ini, kami berharap dapat membantu pemerintah meningkatkan lapangan kerja dan investasi di tanah air,” tutup Antonius.

Disadur dari: https://money.kompas.com/read/2021/10/06/155635726/temui-mendag-fosbbi-siap-bantu-transformasi-industri-keramik-lokal