Eksplorasi Gaya Arsitektur London: Melihat Kecantikan Kota Paling Romantis di Dunia

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

04 Maret 2024, 10.35

Sumber: (Anthony Delanoix / Unsplash)

London dinobatkan sebagai salah satu kota paling romantis di dunia, menggantikan Paris yang sebelumnya menempati posisi kedua. Diikuti oleh New York dan Barcelona di peringkat keempat dan kelima. Kota ini memiliki 1.909 restoran romantis yang tersebar di seluruh kota, di mana banyak chef terkenal membuka tempat makan mereka.

Selain keberagaman restoran romantis, London juga terkenal karena keberadaan bangunan bersejarah yang menakjubkan. Di sini, Anda dapat melihat beragam gaya arsitektur dari berbagai periode sejarah. Contohnya, Menara London dengan elemen desain Romawi, Westminster Abbey yang memamerkan gaya gereja Gotik, serta Katedral St. Paul yang merupakan mahakarya Barok Christopher Wren. Bahkan Barbican Estate menampilkan modernisme pasca perang yang menarik.

Meskipun London mengalami kehancuran akibat Kebakaran Besar pada tahun 1666, beberapa bangunan abad pertengahan masih bertahan seperti Menara London, Westminster Abbey, dan Lambeth Palace. Setelah kejadian tersebut, London bangun kembali dengan gaya yang lebih modern, terutama dengan Katedral St. Paul sebagai fokusnya, di bawah arsitek Barok Sir Christopher Wren.

London menjadi kota terbesar dan paling padat di dunia antara tahun 1831 hingga 1925. Meskipun mengalami kehancuran selama Perang Dunia II dan menghadapi kemerosotan ekonomi setelahnya, London bangun kembali menjadi kota budaya dan komersial kelas dunia. Pembatasan ketinggian bangunan di London mulai dicabut setelah Perang Dunia II, yang memungkinkan pembangunan gedung-gedung pencakar langit modern seperti The Shard, yang menjadi gedung tertinggi keenam di Eropa.


Disadur dari: https://www.kompas.com/properti/read/2022/02/09/160000421/mengintip-gaya-arsitektur-london-kota-paling-romantis-di-dunia