Ekonomi Kebahagiaan: Mengukur Kesejahteraan Manusia dalam Kerangka Ekonomi Baru

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

19 Maret 2024, 10.03

Sumber: streetfins.com

Ekonomi kebahagiaan atau ekonomi kebahagiaan adalah studi teoritis, kualitatif dan kuantitatif tentang kebahagiaan dan kualitas hidup, termasuk emosi positif dan negatif, kesejahteraan, kepuasan kesejahteraan dan konsep terkait lainnya, ekonomi seringkali lebih dekat dengan kegiatan sosial lainnya. . , sosiologi, psikologi, kesehatan fisik, dll. Seringkali hal ini ditujukan untuk meningkatkan indikator objektif kualitas hidup, termasuk ukuran yang berkaitan dengan kesejahteraan masyarakat, bukan kekayaan atau pendapatan. , atau hasilnya.

Bidang ini telah berkembang pesat sejak akhir tahun 1900-an. Misalnya, mengembangkan metode, survei, dan indikator untuk mengukur kebahagiaan dan konsep terkait. Pengejaran kebahagiaan dipandang sebagai tantangan baik bagi teori maupun praktik di bidang ekonomi. Namun, promosi kebahagiaan nasional dan indikator pengukuran spesifik diadopsi dalam Konstitusi Bhutan 2008 untuk memandu pengelolaan ekonomi Bhutan.

Metrik

Metrik ini sangat subyektif. Itu sebuah program. Sulit untuk membandingkan kebahagiaan satu dengan yang lain. Membandingkan kebahagiaan antar budaya bisa jadi sangat sulit. Namun banyak ekonom yang bahagia yakin bahwa mereka telah memecahkan masalah perbandingan ini. Data lintas negara dan era menunjukkan pola yang konsisten dalam penilaian kebahagiaan.

Kebahagiaan biasanya diukur dengan ukuran subjektif atau objektif, seperti survei laporan diri. Salah satu kekhawatirannya adalah keakuratan dan keandalan tanggapan masyarakat terhadap survei kebahagiaan. Ukuran obyektif seperti harapan hidup, pendapatan, dan pendidikan sering kali digunakan bersamaan dengan kebahagiaan. Meskipun hal ini seharusnya membawa kebahagiaan, namun bisa jadi tidak. Istilah kualitas hidup atau kesejahteraan sering digunakan untuk mencakup ukuran-ukuran ini.

Kebahagiaan sosial ekonomi juga dikenal oleh beberapa orang sebagai Kebahagiaan Nasional Bruto (Gross National Happiness), diambil dari nama ukuran yang diperkenalkan oleh Sicco Mansholt pada tahun 1972. Ukuran. Yang lainnya sangat kaya. Pada tahun 2008, Anielski menulis definisi patokan untuk mengukur lima jenis modal. (1) orang; (2) sosial; (3) alam; (4) konstruksi; (5) Uang.

Kebahagiaan, kesejahteraan, atau kesejahteraan dianggap tidak dapat diukur dalam ilmu ekonomi klasik dan neoklasik. Van Praag menyelenggarakan studi besar pertama yang mengukur kesejahteraan berdasarkan pendapatan. Caranya melalui Kuesioner Evaluasi Pendapatan (IEQ). Pendekatan ini disebut Sekolah Leyden. Dinamakan setelah universitas Belanda yang mengembangkan pendekatan ini. Peneliti lainnya termasuk Arie Kapteyn dan Aldi Hagenaars.

Beberapa ilmuwan mengatakan kebahagiaan dapat diukur menggunakan pencitraan canggih untuk melihat pusat kesenangan yang lebih tinggi di otak. Namun hal ini menimbulkan masalah filosofis. Kamu bisa percaya Hal ini lebih bergantung pada kenikmatan tematik dibandingkan penyampaian informasi.

Disadur dari Artikel : id.wikipedia.org