Desain Kantor dengan Pencahayaan dari Atap, Bagaimana Bentuknya?

Dipublikasikan oleh Nurul Aeni Azizah Sari

25 Juni 2024, 08.57

Sumber: Pexels.com

Wilayah perkotaan, seperti Jakarta sering menjadi permasalahan bagi individu maupun perusahaan dalam membangun hunian atau kantor. Oleh karena itu, memanfaatkan ruang dengan menerapkan desain bangunan yang tepat bisa menjadi solusi.

Seperti yang dilakukan oleh K-Thengono Design Studio, perusahaan desain arsitektur, dalam memanfaatkan bangunan rumah petak kecil serbaguna yang banyak ditemukan di Jakarta untuk menjadi kantor startup teknologi, dilansir dari Design Boom, Senin (20/12/2021).

Pada umumnya, tipologi bangunan ini memiliki dinding umum yang sekaligus menjadi dinding bangunan tetangga sehingga sulit untuk mengakses ventilasi dan cahaya alami yang cukup.

Melihat kondisi tersebut, K-Thengono menerapkan desain porositas dari atas atau lubang yang dibuat di atap sekat tangga dan pelat lantai tiga untuk memberikan gaya hidup kerja yang terang, sehat serta menyenangkan.

Porosity from above (K-Thengono) - Kompas.com 

Porosity from above (K-Thengono) - Kompas.com

Adapun porositas dibuat membentuk oval dengan membelah melalui volume persegi panjang dengan tepi fillet yang kuat guna menciptkan bentuk lentur yang mampu memantulkan cahaya matahari ke dalam kantor. Tidak hanya itu, tangga juga dibuat seakan terapung untuk memberikan efek ventilasi dan sirkulasi udara yang lebih baik ke seluruh ruangan.

Sedangkan untuk fasilitasnya, area staf diletakkan di lantai 2 dengan meja multifungsi untuk mengakomodasi aktivitas, misalnya menyiapkan makanan, makan, bekerja dan bersih-bersih. Sementara itu lantai tiga difungsikan sebagai apartemen studio yang nyaman dan pribadi untuk pegawai eksekutif bekerja.

Lebih lanjut, tersedia pula teras dengan atap yang dirancang untuk mendorong interaksi komunal, seperti pertemuan informal dan kegiatan santai. Melalui desain unik ini, kantor tersebut tidak memerlukan pencahayaan buatan pada siang hari dan mampu mempromosikan lingkungan kerja yang sehat dan menonjolkan keceriaan.

Sumber artikel: Kompas.com