Daihatsu Ungkap Hasil Survei: Masyarakat Belum Siap Terima Mobil Listrik

Dipublikasikan oleh Admin

13 April 2024, 07.26

Sumber: kompas.com

Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia saat ini mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan berbagai program akselerasi yang dilakukan pemerintah. Mulai dari insentif, pembangunan infrastruktur, dan lain sebagainya.

Tak heran jika banyak merek mobil di Indonesia yang mulai memperluas jangkauan produk elektrifikasinya. Mulai dari kendaraan hybrid, PHEV, hingga kendaraan listrik murni berbasis baterai. Namun ternyata tidak semua berpendapat bahwa masyarakat Indonesia sudah siap menghadapi era mobil listrik

Bagaimana PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menyikapi era elektrifikasi yang akan segera tiba? Selama ini produk yang dipasarkan sebagian besar adalah mobil konvensional yaitu mesin bensin.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Pemasaran PT ADM Amelia Chandra mengatakan meski pihaknya yakin tren elektrifikasi akan meluas ke Indonesia, namun survei terbaru menunjukkan masih ada banyak masyarakat yang belum siap dengan elektrifikasi saat ini.

"Berdasarkan survei kelompok baru-baru ini yang kami terima datanya, kami menemukan bahwa hal itu belum diterima oleh masyarakat umum. Saya kira alasannya cukup masuk akal," kata Amell pada konferensi pers virtual pada 12 Feeruari 2022 yang lalu.

Amel menerangkan, berdasarkan temuan banyak masyarakat yang bertanya tentang kesiapan infrastruktur Indonesia, masih sangat tingginya harga barang, dan kondisi alam negara yang banyak terjadi banjir dan menimbulkan banyak permasalahan pada saat ini.

Namun Amel menjelaskan bahwa Daihatsu selalu memperhatikan perkembangan yang ada. Begitu ada demand atau permintaan, langkah selanjutnya adalah persediaan.

"Kami belum siap secara mental. Bagi kami datanya pasar ini tidak tumbuh dan kalaupun dipasok tidak akan terserap dan tidak akan berdampak positif bagi perekonomian Indonesia," kata Amel.

"Tapi kami akan terus pantau. Kalau sudah tepat waktunya dan kami rasa permintaannya meningkat, Daihatsu juga akan masuk. Kami belum bisa berkata apa-apa sampai masyarakat Indonesia siap dengan mobil listrik," kata Amell.

Disadur dari: otomotif.kompas.com