Bahan Bakar Fosil: Pengertian, Proses Pembentukan, dan Implikasinya terhadap Lingkungan

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

26 Februari 2024, 10.42

Sumber: DW (News)

Bahan Bakar Fosil (BBF) memiliki peran vital dalam menyediakan energi bagi kebutuhan manusia, namun juga menyimpan dampak yang signifikan terhadap lingkungan. BBF memiliki dua arti menurut Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, yakni sebagai deposit hidrokarbon yang dapat digunakan sebagai bahan bakar, seperti minyak bumi, batu bara, dan gas alam, serta sebagai bahan bakar yang terbentuk dari fosil tumbuhan dan hewan masa lampau, yang disebut sebagai bahan bakar tak terbarukan.

Proses pembentukan BBF dimulai pada masa Eon Arkean sekitar 2,5-4 miliar tahun yang lalu melalui proses geologi yang lambat dan terjadi tanpa udara, yang dikenal sebagai proses anaerobic. Jenis BBF seperti batu bara, minyak bumi, dan gas alam mengalami deformasi selama puluhan juta tahun menjadi senyawa hidrokarbon. Kualitas BBF ditentukan oleh lama proses pembentukan yang menghasilkan produk dalam bentuk padat, cair, atau gas.

Batu bara, salah satu jenis BBF, terbentuk melalui proses yang panjang, di mana kualitasnya meningkat seiring bertambahnya usia. Minyak bumi, hasil pemboran di bawah tanah, mengalami proses pengolahan melalui distilasi dan tahapan lainnya untuk menghasilkan berbagai produk. Sementara gas alam, yang terbentuk bersama minyak bumi, memiliki kandungan berbagai jenis gas hidrokarbon dan berat jenis yang lebih ringan dari udara.

Meskipun BBF memberikan manfaat besar bagi manusia, pembakarannya juga menyebabkan dampak negatif terhadap lingkungan. Pembakaran BBF menghasilkan emisi karbondioksida yang mempercepat pemanasan global, emisi merkuri dan sulfur dioksida yang menyebabkan pencemaran udara, serta pengasaman laut yang membahayakan ekosistem laut.

Dengan memahami proses pembentukan, karakteristik, dan dampak lingkungan BBF, penting bagi kita untuk mencari alternatif energi yang lebih ramah lingkungan demi menjaga keseimbangan ekosistem bumi dan mencegah dampak negatif yang lebih besar di masa depan.


Disadur dari: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6841014/bahan-bakar-fosil-arti-waktu-pembentukan-dan-dampaknya-bagi-bumi