Reagen dalam Kimia: Definisi dan Peran Pentingnya

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

22 Maret 2024, 15.47

Reagen, seperti belerang (gambar), adalah bahan awal yang digunakan dalam reaksi kimia. (wikipedia)

Reagen

Dalam bidang kimia, reagen atau reagen analitik merujuk pada zat atau senyawa yang ditambahkan ke dalam sistem untuk memicu reaksi kimia atau untuk menguji apakah reaksi terjadi. Meskipun istilah "reaktan" dan "reagen" sering digunakan secara bergantian, perbedaannya terletak pada fokus penggunaannya; reaktan menunjukkan zat yang dikonsumsi selama reaksi, sementara reagen digunakan secara khusus untuk tujuan pengujian atau pemantauan reaksi. Dalam konteks biokimia, khususnya dalam reaksi yang dikatalisis oleh enzim, reaktan sering disebut sebagai substrat.

Penggunaan Reagen dalam Kimia Organik dan Analitik

Dalam kimia organik, reagen merujuk pada bahan kimia yang dimasukkan untuk menyebabkan transformasi zat organik yang diinginkan. Contoh dari ini termasuk reagen Collins, reagen Fenton, dan reagen Grignard. Di sisi lain, dalam kimia analitik, reagen digunakan untuk mendeteksi keberadaan atau mengukur konsentrasi suatu zat. Misalnya, reagen Fehling, reagen Millon, dan reagen Tollens digunakan untuk tujuan ini, sering kali dengan menghasilkan perubahan warna atau dengan teknik kolorimetri.

Persiapan dan Standar Kemurnian Reagen

Persiapan komersial atau laboratorium dari reagen mencakup proses yang memastikan tingkat kemurnian yang tinggi, sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh organisasi seperti ASTM International atau American Chemical Society. Reagen yang berkualitas harus memenuhi standar tertentu untuk memastikan ketepatan ilmiah dan keandalan analisis kimia. Ini termasuk memastikan tingkat rendah pengotor, seperti ion natrium dan klorida, silika, dan bakteri, serta resistivitas listrik yang tinggi.

Peran Reagen dalam Biologi dan Pengembangan Bioteknologi

Dalam bidang biologi, pengembangan reagen telah menjadi kunci dalam revolusi bioteknologi. Reagen yang dikembangkan pada tahun 1980an telah memungkinkan identifikasi dan manipulasi bahan kimia di dalam dan di dalam sel. Ini termasuk berbagai zat seperti antibodi, oligomer, dan teknik kloning molekuler DNA, yang telah mengubah lanskap biologi modern.

Peran Senyawa Alat dalam Biologi dan Penemuan Obat

Senyawa alat adalah kelas reagen penting dalam biologi yang mempengaruhi biomolekul tertentu, sering digunakan sebagai titik awal dalam penemuan obat. Meskipun banyak senyawa alat yang berhasil, ada juga senyawa yang meskipun berhasil di banyak pengujian, tetap tidak berguna sebagai senyawa alat. Salah satu contohnya adalah kurkumin, yang meskipun memiliki berbagai sifat yang menarik, tetap belum digunakan sebagai senyawa obat.

Disadur dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Reagent