Pengujian Kegunaan dan Prosesnya

Dipublikasikan oleh Farrel Hanif Fathurahman

12 Maret 2024, 08.35

Pengujian kegunaan adalah metode desain interaksi yang berpusat pada pengguna yang digunakan untuk mengevaluasi suatu produk dengan mengujinya pada pengguna. Teknik ini dapat dianggap sebagai praktik kegunaan yang tidak tergantikan karena memberikan informasi langsung tentang bagaimana pengguna menggunakan sistem. Ini lebih terkait dengan intuisi desain produk dan diuji pada konsumen yang tidak tahu produk tersebut. Karena aplikasi yang tidak berfungsi penuh dan membuat pengguna bingung tidak akan bertahan lama, pengujian seperti ini sangat penting untuk keberhasilan produk akhir. Ini berbeda dengan pendekatan pemeriksaan kegunaan, di mana para ahli menilai antarmuka pengguna tanpa melibatkan pengguna.

Pengujian kegunaan mengukur kemampuan mesin buatan manusia untuk memenuhi tujuan. Pengujian kegunaan mengukur kegunaan, atau kemudahan penggunaan, suatu objek atau kumpulan objek tertentu; sedangkan studi interaksi manusia-komputer secara umum berupaya merumuskan prinsip-prinsip universal, contoh produk yang umumnya mendapat manfaat dari pengujian kegunaan adalah makanan, produk konsumen, situs web atau aplikasi web, antarmuka komputer, dokumen, dan perangkat.

Menyiapkan uji kegunaan melibatkan pembuatan skenario, atau situasi realistis secara hati-hati, di mana orang tersebut melakukan daftar tugas menggunakan produk yang sedang diuji sementara pengamat menonton dan membuat catatan (verifikasi dinamis). Beberapa instrumen tes lainnya seperti instruksi tertulis, prototipe kertas, dan kuesioner sebelum dan sesudah tes juga digunakan untuk mengumpulkan umpan balik terhadap produk yang diuji (verifikasi statis). Misalnya, untuk menguji fungsi lampiran pada program email, sebuah skenario akan menggambarkan situasi di mana seseorang perlu mengirim lampiran email, dan meminta mereka untuk melakukan tugas ini. Tujuannya adalah untuk mengamati bagaimana manusia berfungsi secara realistis, sehingga pengembang dapat mengidentifikasi area masalah dan memperbaikinya. Teknik yang populer digunakan untuk mengumpulkan data selama uji kegunaan mencakup protokol berpikir keras, pembelajaran penemuan bersama, dan pelacakan mata.

Disadur dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Usability_testing