Memahami Keuntungan Gas Alam sebagai Bahan Baku Industri dan Kebutuhan Rumah Tangga

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

23 Februari 2024, 10.24

Sumber: Foto: Chairul Amri Simabur/detikBali

Gas alam berasal dari sisa organik yang terperangkap di bawah tanah selama ribuan hingga jutaan tahun. Manfaatnya bagi Indonesia sangat luas, terutama dalam industri, pembangkit listrik, dan kebutuhan sehari-hari. Berikut adalah penjelasan lebih rinci dari Kementerian ESDM:

1. Bahan Baku Industri:

  • Pupuk
  • Petrokimia
  • Metanol
  • Plastik
  • Hujan buatan
  • Besi tuang
  • Pengelasan
  • Pemadam api ringan

2. Bahan Bakar:

  • Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU)
  • Kendaraan bermotor (BBG, LGV, CNG)
  • Industri ringan dan menengah berat

3. Komoditas Ekspor:

  • Gas alam cair (LNG)
  • Gas metana batubara
  • Shale gas

4. Kebutuhan Rumah Tangga, Restoran, dan Hotel:

  • Liquefied Petroleum Gas (LPG)

5. Sumber Energi Listrik:

  • Batu bara (PLTU)

Jenis Gas Alam di Indonesia:

  • Compressed Natural Gas (CNG): tidak berbau dan tidak korosif, banyak digunakan untuk industri.
  • Liquefied Natural Gas (LNG): tidak berbau, tidak beracun, tidak korosif, dan tidak mudah terbakar, banyak digunakan sebagai bahan bakar.
  • Liquefied Petroleum Gas (LPG): tidak berbau, tidak berwarna, tidak berasa, mudah terbakar, dan memiliki tingkat racun yang sangat sedikit, banyak digunakan untuk memasak.

Kesimpulan:

Gas alam merupakan sumber energi yang bermanfaat bagi berbagai sektor di Indonesia, termasuk industri, pembangkit listrik, transportasi, dan kebutuhan rumah tangga. Indonesia memiliki cadangan gas alam yang besar dan menjadikannya sebagai salah satu komoditas ekspor penting.

 

Disadur dari: https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-6760970/mengenal-manfaat-gas-alam-bahan-baku-industri-kebutuhan-rumah-tangga