Memahami Gas Alam secara Mendalam: Ragam Jenis dan Manfaatnya bagi Berbagai Sektor Industri

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

23 Februari 2024, 10.32

Sumber: Ilustrasi Gas Alam – Bahan Bakar Fosil Image by jpenrose from Pixabay

Dalam kehidupan sehari-hari, seringkali kita menggunakan gas LPG atau gas PGN untuk memasak dan gas lainnya, yang sebenarnya berasal dari sumber daya alam yang disebut gas bumi. Gas alam atau gas bumi adalah energi yang diperoleh dari fosil tumbuhan, hewan, dan mikroorganisme yang telah tersimpan di bawah tanah selama ribuan hingga jutaan tahun.

Menurut Encyclopaedia Britannica, gas alam atau gas bumi adalah campuran beberapa gas yang terbentuk secara alami di dalam perut bumi. Gas-gas yang membentuk gas alam termasuk metana, etena, propana, dan butana. Biasanya, gas alam terbentuk bersama dengan minyak bumi dari sisa-sisa tumbuhan dan hewan yang telah mati jutaan tahun yang lalu.

Gas bumi terdiri dari senyawa hidrogen dan karbon, yang bisa berwarna atau tidak berwarna. Hal ini membuat gas alam menjadi salah satu jenis energi yang bersih dan aman untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Namun, perlu diperhatikan bahwa gas alam memiliki sifat yang mudah terbakar.

Struktur hidrokarbon dalam gas alam ketika baru dikeluarkan dari bawah tanah terdiri dari metana, etana, butana, propana, karbon dioksida, minyak, nitrogen, sulfur, dan berbagai jenis kotoran lainnya. Proses pengolahan gas alam berfungsi untuk memisahkan berbagai jenis kotoran tersebut.

Ada beberapa jenis gas alam dan karakteristiknya:

  1. LPG (Liquefied Petroleum Gas): Ini adalah jenis gas alam yang paling populer dan banyak digunakan sebagai bahan bakar memasak dan isi korek api. LPG terdiri dari beberapa jenis, seperti LPG propana, LPG butana, dan LPG campuran, yang diperoleh dari pengolahan minyak bumi melalui proses kondensasi.

  2. CNG (Compressed Natural Gas): CNG, atau yang dikenal sebagai BBG (Bahan Bakar Gas), digunakan sebagai bahan bakar pengganti untuk kendaraan ringan hingga menengah. CNG adalah gas alam yang dikompresi pada tekanan tinggi sehingga volumenya menjadi sekitar 1/250 dari volume gas alam pada keadaan standar. Tekanan yang tinggi ini memungkinkan lebih banyak gas yang dapat ditransportasikan per unit volume.

  3. LNG (Liquefied Natural Gas): LNG adalah gas metana dengan komposisi sekitar 90% metana yang dicairkan pada tekanan atmosferik dan suhu -163 derajat Celsius. Sebelum dicairkan, gas harus menjalani proses pemurnian untuk menghilangkan senyawa yang tidak diinginkan. LNG tidak berbau, tidak korosif, tidak beracun, dan tidak mudah terbakar, dan memiliki keunggulan dalam penyimpanan dan transportasi karena volumenya yang jauh lebih kecil daripada gas alam dalam bentuk gas.

  4. Metana: Ini adalah gas alam murni yang paling umum di bumi dan memiliki sifat mudah terbakar. Metana digunakan dalam kegiatan rumah tangga untuk memasak dan sebagai pemanas ruangan. Namun, penggunaannya perlu dilakukan dengan hati-hati karena sifatnya yang mudah terbakar dan dampaknya terhadap lingkungan.

  5. Etana: Etana adalah senyawa gas yang mudah ditemukan setelah metana. Digunakan dalam produksi etilen, produk polietilen, kemasan, kawat, dan sebagainya. Etana diisolasi dari gas alam pada skala industri dan juga merupakan produk sampingan dari pemurnian minyak bumi.

Ini adalah beberapa jenis gas alam dan pemanfaatannya dalam berbagai industri dan kehidupan sehari-hari.

Manfaat dan Keunggulan Gas Alam

Gas alam, atau yang dikenal sebagai gas bumi, memiliki peran vital dalam berbagai aspek kehidupan di Indonesia, seperti industri, pembangkit listrik, dan kebutuhan sehari-hari. Beberapa manfaat dan keunggulan gas alam antara lain:

  1. Kemudahan Penggunaan: Gas alam dapat disalurkan melalui pipa, menjadikannya lebih praktis dan hemat tempat untuk digunakan, serta tersedia secara terus menerus tanpa khawatir kehabisan.
  2. Ketersediaan dan Kualitas Terjamin: Pasokan gas alam selalu tersedia dengan kualitas terjamin, memastikan keandalan pasokan energi bagi pengguna, baik rumah tangga maupun komersial.
  3. Fleksibilitas Penggunaan: Selain digunakan untuk memasak di rumah tangga, gas alam juga dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha dan industri dalam berbagai aplikasi, seperti boiler, oven, stove, dan water heater.
  4. Potensi Pengembangan: Gas alam terus menjadi objek penelitian untuk mengembangkan teknologi yang lebih ramah lingkungan serta mencari fungsi baru yang dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.

LNG Sebagai Solusi untuk Beragam Industri

  1. Liquid Natural Gas (LNG) juga menjadi solusi yang penting dalam berbagai industri dengan beberapa keunggulan, antara lain:
  2. Bersih dan Ramah Lingkungan: LNG memiliki emisi karbon yang lebih rendah dibandingkan dengan bahan bakar fosil lainnya, membantu mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
  3. Alternatif Energi: Sebagai sumber energi alternatif, LNG dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil konvensional, seperti batubara dan minyak bumi.
  4. Kontribusi Ekonomi: LNG memberikan kontribusi signifikan terhadap ekonomi melalui ekspor dan penggunaannya dalam industri petrokimia dan produksi pupuk.
  5. Mendukung Transisi Energi: Sebagai bagian dari transisi energi, LNG memiliki peran penting dalam penyediaan energi bersih dan berkelanjutan.

Dengan manajemen yang bijaksana dan terus-menerus melakukan inovasi, gas alam dan LNG dapat menjadi solusi yang efektif dalam menyediakan energi yang ramah lingkungan dan mendukung pembangunan berkelanjutan di masa depan.

 

Disadur dari: https://pgnlng.co.id/berita/wawasan/jenis-jenis-gas-alam/