Learning Loss di Masa Pandemi: Tantangan dan Solusi dalam Pembelajaran Daring

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

23 Februari 2024, 16.20

Sumber: kompas.com

Seiring berlanjutnya pembelajaran daring, banyak guru yang merasa skeptis dan mengkhawatirkan terjadinya "learning loss" atau kerugian pembelajaran pada generasi siswa. Pandemi Covid-19 memaksa penutupan sekolah secara global, meninggalkan risiko merusak pendidikan, perlindungan, dan kesejahteraan anak-anak. Michelle Kaffenberger, akademisi dari University of Oxford, memprediksi bahwa anak-anak bisa kehilangan pembelajaran selama lebih dari satu tahun menyusul penutupan sekolah selama tiga bulan. Faktor geografis, ekonomi, dan tingkat pendidikan orang tua juga menjadi kendala, memengaruhi akses dan partisipasi siswa dalam pembelajaran daring.

Siswa yang tinggal di pedesaan atau daerah pedalaman dengan akses internet terbatas menjadi lebih rentan mengalami "learning loss". Orang tua yang tidak memahami pembelajaran daring dan meragukan efektivitasnya juga dapat memengaruhi motivasi dan partisipasi siswa. Risiko "learning loss" bukan hanya dalam dimensi akademik, tetapi juga melibatkan pendidikan karakter. Dalam panduan penyelenggaraan pembelajaran pada semester genap 2020/2021, Mendikbud Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa hilangnya pembelajaran secara berkepanjangan berisiko terhadap pembelajaran jangka panjang, baik kognitif maupun perkembangan karakter.

Meskipun situasinya sulit, ada upaya yang dapat dilakukan untuk meminimalisir "learning loss". Pembelajaran daring dapat dioptimalkan dengan menggunakan berbagai platform pendidikan online, terutama di daerah perkotaan atau yang memiliki akses lebih baik. Guru memiliki peran kunci dalam merancang pembelajaran yang menarik dan kreatif agar siswa tetap termotivasi. Selain itu, kurikulum perlu disesuaikan dan difleksibilkan, meninjau ulang standar pencapaian sebelum pandemi. Penting juga untuk mengedepankan pendidikan karakter, yang dapat memberikan siswa motivasi intrinsik untuk belajar, terlepas dari formalitas pendidikan di sekolah. Peran orang tua dalam menanamkan pendidikan karakter sejak usia dini menjadi kunci penting dalam menghadapi ancaman "learning loss" di masa krisis saat ini.

Disadur dari Artikel : kompas.com