Jaringan Jalan Romawi: Infrastruktur Kunci dalam Perkembangan Kekaisaran Romawi

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

25 Maret 2024, 15.10

Sumber: id.wikipedia.org

Jalan Romawi (dalam bahasa Latin: viae Romanae, sederhana: via Romana) adalah bangunan fisik untuk perlindungan dan pengembangan negara Romawi, yang dibangun sekitar 300 SM. berkat perluasan dan konsolidasi Republik Romawi dan Kekaisaran Romawi. Mereka menyediakan rute yang efisien untuk pergerakan tentara, pejabat dan warga sipil di pedalaman, pengangkutan informasi resmi dan perdagangan barang. Roma memiliki banyak jenis jalan, dari jalan lokal kecil hingga jalan jarak jauh yang dibangun untuk menghubungkan kota kecil, kota besar, dan pangkalan militer. Jalan-jalan utama ini dilapisi dengan batu, dilapisi dengan logam, dibuat miring untuk drainase dan dikelilingi oleh jalan setapak, jalur kuda, dan kanal. Mereka dibangun di jalan bergelombang, ada yang di perbukitan atau di atas sungai dan lembah dengan jembatan. Ruas jalan rawa dapat ditopang dengan pelampung atau pondasi.

Pada puncak pembangunan Roma, tidak kurang dari 29 jalan militer membentang dari ibu kota, dan 372 jalan menghubungkan 113 provinsi pada masa Kekaisaran Romawi. jalan raya Terdapat lebih dari 400.000 km jalan, lebih dari 80.500 km di antaranya diaspal dengan batu. Dikatakan bahwa 21.000 km jalan diperbaiki di Gaul saja dan setidaknya 4.000 km di Inggris. Jalur (dan bagian) dari banyak jalan Romawi telah bertahan selama berabad-abad. Beberapa di antaranya sudah diaspal sebagai jalan baru.

Jenis

Jalan Romawi berkisar dari jalan berbatu sederhana hingga jalan beraspal yang dasar jalannya dipadatkan dengan lapisan bawah, untuk mencegah kondisi cuaca kering dan air mengalir di antara atau jalan Batuan dan puing-puing bukanlah tanah di bumi. Menurut Ulpian, ada tiga jenis jalan:

  1. Viae publicae, consulares, praetoriae atau military

  2. Viae privatae, rusticae, Glareae, atau agrariae

  3. Viae vicinales

Disadur dari Artikel : id.wikipedia.com