Dinamika Sistem: Pengertian, Prinsip-Prinsip, dan Perkembangan Dinamika Sistem di Indonesia

Dipublikasikan oleh Dias Perdana Putra

17 April 2024, 10.48

Sumber: id.wikipedia.org

Dinamika Sistem

Dinamika sistem (dikenal dalam bahasa Inggris sebagai System Dynamics) adalah metode pemodelan yang diperkenalkan oleh Jay Forrester pada tahun 1950-an dan dikembangkan di Massachusetts Institute of Technology, AS. Tujuan utama dari metode ini adalah untuk mempelajari tren dinamis dalam sistem yang kompleks, yaitu pola perilaku yang berkembang seiring waktu. Paradigma dinamika sistem mengasumsikan bahwa pola dinamika berkelanjutan dalam sistem kompleks apa pun muncul daristruktur sebab akibat yang membentuk sistem tersebut. Oleh karena itu, model dinamika sistem masuk dalam kategori model matematika kausal atau teori sebab-akibat.

Prinsip-prinsip

Metodologi dinamika sistem pada dasarnya menggunakan hubungan sebab akibat dalam membangun model sistem yang kompleks sebagai dasar untuk mengenali dan memahami perilaku dinamis sistem. Dengan kata lain, penggunaan metodologi dinamika sistem lebih fokus pada tujuan meningkatkan pemahaman kita tentang bagaimana perilaku sistem muncul dari strukturnya. Permasalahan yang dapat dimodelkan secara memadai dengan menggunakan metodologi dinamika sistem adalah permasalahan yang bersifat dinamis (berubah terhadap waktu) dan struktur fenomenanya mengandung paling sedikit satu struktur umpan- balik (feedback structure).

Prinsip-prinsip untuk menciptakan model dinamis, seperti yang dijelaskan oleh Sterman (1981), meliputi pemisahan antara keadaan yang diinginkan dan keadaan sebenarnya, representasi struktur aliran dan keberadaan nyata, pemisahan aliran konseptual, penggunaan informasi yang diberikan kepada aktor dalam sistem. tersedia, kesesuaian struktur aturan pengambilan keputusan dengan praktik pengelolaan dan keberlanjutan model dalam kondisi ekstrim.

Sedangkan untuk ketahanan suatu model, menurut Sterman, perlu dilakukan sejumlah pengujian agar pada gilirannya kepercayaan pengguna terhadap kemampuan model dalam mengekspresikan sistem yang diwakilinya meningkat. Keyakinan inilah yang menjadi dasar validitas model. Setelah validitas model tercapai, simulasi dapat digunakan untuk merancang kebijakan yang efektif.

Struktur dan Hubungan Dalam Model

Model dinamika sistem muncul karena adanya hubungan sebab-akibat yang mempengaruhi struktur di dalamnya, baik secara langsung antara dua struktur maupun akibat dari berbagai hubungan yang terjadi pada struktur yang berbeda, sehingga membentuk suatu putaran umpan balik (causal loop). Struktur umpan balik ini adalah blok penyusun model, yang diekspresikan melalui hubungan sebab-akibat loop tertutup dari variabel.

Terdapat dua jenis hubungan sebab akibat dalam sistem, yaitu hubungan sebab akibat positif dan hubungan sebab akibat negatif. Selain itu, ada dua jenis umpan balik, yaitu umpan balik positif terkait pertumbuhan (growth) dan umpan balik negatif terkait pencapaian tujuan (goalpurse).

Saat merepresentasikan aktivitas dalam putaran umpan balik, dua jenis variabel utama digunakan: stok dan aliran (juga disebut level dan laju atau stok dan aliran). Inventaris mewakili keadaan sistem pada setiap saat.Dalam teknologi, sistem inventaris lebih dikenal dengan istilah sistem keadaan variabel. Persediaan terakumulasi dalam sistem. Persamaan tarif variabel adalah struktur kebijakan yang menjelaskan mengapa dan bagaimana suatu keputusan dibuat berdasarkan informasi yang tersedia dalam sistem.Arus adalah satu-satunya variabel dalam model yang dapat mempengaruhi saham.

Selain variabel stok dan aliran, terdapat variabel pembantu lainnya, konstanta dan penundaan dalam pemodelan dinamika sistem. Variabel bantu adalah variabel yang dapat berubah seiring berjalannya waktu. Perubahan tersebut dapat disebabkan oleh hubungan sebab akibat antar variabel dalam model atau oleh variabel eksternal yang independen. Konstanta adalah variabel dengan nilai tetap yang tidak berubah seiring waktu. Sedangkan lag merupakan variabel waktu dalam perubahan perilaku yang tidak terjadi dengan segera (tertunda) pada proses yang terjadi pada hubungan antar struktur dan mempengaruhi perilaku model.

Penggunaan

Awalnya Forrester menerapkan metodologi systemdynamics untuk menyelesaikan permasalahan di industri (bisnis). Model dinamika sistem pada awalnya membahas masalah manajemen umum seperti fluktuasi persediaan, ketidakstabilan tenaga kerja, dan penurunan pangsa pasar perusahaan (lihat Forrester, 1961). Perkembangannya terus meningkat sejak penggunaannya dalam permasalahan sistem sosial yang sangat berbeda, dilakukan dan digunakan olehpemegang polis.

Pemanfaatan Perangkat Lunak

Model dinamika sistem biasanya dibuat menggunakan perangkat lunak yang dikembangkan secara khusus. Perangkat lunak ini mencakup Powersim, Vensim, Stella dan Dynamo. Perangkat lunak ini digunakan untuk membuat model secara grafis dengan simbol variabel dan hubungannya. Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa perangkat lunak yang mampu memproses operasi matematika tipe spreadsheet, seperti Microsoft Excel atau Lotus, juga dapat digunakan untuk memodelkan dinamika sistem.

Perkembangan Dinamika Sistem di Indonesia

Di Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB) merupakan salah satu lembaga pendidikan yang mengajarkan dinamika sistem. Di ITB, dinamika sistem diajarkan melalui mata kuliah pemodelan pada program Magister Studi Pembangunan (S2). Selain itu, ITB juga menawarkan kesempatan mempelajari dinamika sistem melalui kursus. Dalam bidang ilmu transportasi, dinamika sistem diajarkan melalui mata kuliah Pemodelan Transportasi Laut di Jurusan Transportasi Laut (S1), Sistem Informasi (S1, Magister, PhD)bidang pemodelan dan simulasi dari tahun 2006 serta teknik sistem dan industri. . di lembaga pendidikan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan pada mata kuliah Pemodelan dan Sistem Dinamis pada jurusan Sistem Informasi Bisnis (SIB) Institut Sains dan Teknologi Terpadu (ISTTS) Surabaya sejak tahun 2021.

Khusus Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), sejak tahun 2020, Departemen Kajian Sistem Informasi mempunyai guru besar bidang pemodelan sistem dinamik bernama Prof.Erma Suryani, ST, MT, Ph.D. yang dikukuhkan pada 14 April 2021.

Selain itu, terdapat lembaga swasta yang mengajarkan dan mempopulerkan dinamika sistem, yaitu System Dynamics Center (SDC) yang bekerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia untuk mengembangkan dan mempopulerkan pemodelan dinamika sistem, dengan tujuan memberikan Indonesia skenario terbaik untuk membangun .

Sumber: id.wikipedia.org