Bendungan: Dampak Tersembunyi pada Lingkungan dan Masyarakat

Dipublikasikan oleh Dimas Dani Zaini

16 Februari 2024, 16.23

Sumber: kompas.com

Pemerintah Indonesia terus membangun infrastruktur perairan, termasuk bendungan, untuk memenuhi kebutuhan air, pangan, listrik, dan pariwisata masyarakat. Namun tumpahan juga mempunyai dampak negatif yang jarang dipublikasikan, seperti kerusakan lingkungan, sosial dan ekonomi. Studi terbaru menunjukkan bahwa bendungan baru di dunia tidak efektif dalam menghasilkan listrik bagi negara-negara berkembang.

Membangun bendungan tidak hanya bermanfaat, namun juga menimbulkan dampak negatif yang serius. Bendungan dapat menghasilkan emisi metana yang lebih besar daripada energi yang dihasilkan sehingga berkontribusi terhadap pemanasan global. Bendungan juga mengurangi jumlah sungai yang mengalir bebas, sehingga mempengaruhi ekosistem dan keanekaragaman hayati. Selain itu, bendungan dapat menimbulkan konflik sosial dengan masyarakat lokal yang kehilangan lahan akibat pembebasan lahan. Hal ini terjadi di Desa Wadas, Kabupaten Administratif Purworejo, Jawa Tengah, yang menolak lahannya digunakan untuk menambang batu andesit untuk pembangunan Bendungan Beneri.

Bendungan tidak hanya berdampak pada lingkungan darat tetapi juga lingkungan perairan. Bendungan dapat menyebabkan penumpukan sedimen sehingga mencemari dan mengganggu keseimbangan ekologi air. Bendungan juga dapat mengendalikan aliran sungai, sehingga mempengaruhi ekosistem alami serta kehidupan tumbuhan dan hewan air. Misalnya, Bendungan Aswan di Mesir menyebabkan penurunan produksi ikan secara drastis karena kekurangan nutrisi dan pangan.
 

Disadur dari artikel: kompas.com