Apa itu Farmakologi?

Dipublikasikan oleh Jovita Aurelia Sugihardja

16 April 2024, 07.49

Sumber:Wikipedia

Farmakologi adalah ilmu tentang obat-obatan medis dan pengobatan, termasuk asal-usul zat, komposisi, farmakokinetik, penggunaan terapeutik, dan toksikologi. Lebih khusus lagi, ini adalah studi tentang interaksi yang terjadi antara organisme hidup dan bahan kimia yang memengaruhi fungsi biokimia normal atau abnormal. Jika suatu zat memiliki khasiat obat, maka zat tersebut dianggap sebagai obat.

Bidang ini mencakup komposisi dan sifat obat, fungsi, sumber, sintesis dan desain obat, mekanisme molekuler dan seluler, mekanisme organ / sistem, transduksi sinyal / komunikasi seluler, diagnostik molekuler, interaksi, biologi kimia, terapi, dan aplikasi medis serta kemampuan antipatogenik. Dua bidang utama farmakologi adalah farmakodinamik dan farmakokinetik. Farmakodinamika mempelajari efek obat pada sistem biologis, dan farmakokinetik mempelajari efek sistem biologis pada obat. Secara garis besar, farmakodinamika membahas bahan kimia dengan reseptor biologis, dan farmakokinetik membahas penyerapan, distribusi, metabolisme, dan ekskresi (ADME) bahan kimia dari sistem biologis.

Farmakologi tidak sama dengan farmasi dan kedua istilah tersebut sering kali disalahartikan. Farmakologi, sebuah ilmu biomedis, berkaitan dengan penelitian, penemuan, dan karakterisasi bahan kimia yang menunjukkan efek biologis dan penjelasan fungsi seluler dan organisme dalam kaitannya dengan bahan kimia ini. Sebaliknya, farmasi, sebuah profesi layanan kesehatan, berkaitan dengan penerapan prinsip-prinsip yang dipelajari dari farmakologi dalam pengaturan klinisnya; apakah itu dalam peran pengeluaran atau perawatan klinis. Dalam kedua bidang tersebut, perbedaan utama antara keduanya adalah perbedaan antara perawatan pasien langsung, praktik kefarmasian, dan bidang penelitian yang berorientasi pada ilmu pengetahuan, yang digerakkan oleh farmakologi.

Etimologi
Kata farmakologi berasal dari kata Yunani φάρμακον, pharmakon, yang berarti "obat" atau "racun", bersama dengan kata Yunani lainnya -λογία, logia yang berarti "studi tentang" atau "pengetahuan tentang". Pharmakon terkait dengan pharmakos, pengorbanan atau pengasingan ritual dari kambing hitam atau korban manusia dalam agama Yunani Kuno.

Istilah modern pharmacon digunakan lebih luas daripada istilah obat karena mencakup zat endogen, dan zat aktif biologis yang tidak digunakan sebagai obat. Biasanya, istilah ini mencakup agonis dan antagonis farmakologis, tetapi juga penghambat enzim (seperti penghambat monoamine oksidase).

Sejarah

Farmakologi periode kuno

Farmakologi periode kuno dimulai sebelum tahun 1700, ditandai dengan adanya observasi empirik yang dilakukan manusia terhadap penggunaan obat. Sejarah ini tercatat dalam Materia Medika yang disusun oleh Dioscorides (Pedanius). Sebelum masa ini, catatan mengenai penggunaan obat-obatan juga ditemukan pada zaman Cina dan Mesir kuno. Beberapa ahli Farmakologi kuno antara lain sebagai berikut.

  • Claudius Galen (129-200 sesudah masehi atau sebelum masehi)
  • Theophrastus von Hohenheim (1493-1541 SM)
  • Johann Jakob Wepfer (1620-1695 SM).

Farmakologi periode modern

Farmakologi modern dimulai abad 18 sampai dengan 19. Periode ini ditandai dengan penelitian tentang perkembangan obat, serta tempat dan cara kerja obat pada tingkat organ maupun jaringan. Tokoh-tokoh yang berperan dalam sejarah farmakologi modern adalah sebagai berikut.

  • Rudolf Buchheim (1820-1879), merupakan pendiri fakultas farmasi pertama di dunia. Fakultas tersebut didirikan di Universitas Dorpat, Tartu, Estonia.
  • Oswald Schmeideberg (1838-1921), salah satu dari penulis jurnal farmakologi pertama di dunia
  • Bernhard Naunyn (1839-1925) bersama Oswald menulis jurnal farmakologi pertama di dunia
  • John J. Abel (1857-1938), bapak farmasi Amerika Serikat, pendiri The Journal of Pharmacology and Experimental Therapeutics, yang sampai sekarang selalu menjadi acuan di dunia farmakologi.

Cabang Ilmu

  • Ilmu Farmakokinetik, adalah ilmu yang mempelajari tentang absorpsi, distribusi, metabolisme atau biotransformasi dan ekskresi obat (ADME). Secara singkat artinya pengaruh tubuh terhadap obat.
  • Ilmu Farmakoterapi, ilmu yang mempelajari penggunaan obat-obatan untuk menyembuhkan berbagai penyakit.
  • Ilmu Farmakodinamik, adalah ilmu yang mempelajari efek obat terhadap fungsi berbagai organ, cara kerja obat dan pengaruh obat terhadap reaksi biokimia serta struktur dan fungsi organ.
  • llmu Toksikologi, adalah ilmu yang mempelajari keracunan dan zat-zat yang menyebabkan keracunan.

Disadur dari: en.wikipedia.org