Analisis Kompetitif dan Tahapannya

Dipublikasikan oleh Farrel Hanif Fathurahman

26 Februari 2024, 00.57

Analisis kompetitif dalam ranah pemasaran dan manajemen strategis merupakan evaluasi terhadap kekuatan dan kelemahan pesaing yang ada dan potensial. Pendekatan ini memberikan konteks strategis baik dalam segi ofensif maupun defensif untuk mengenali peluang dan ancaman. Profiling mengintegrasikan seluruh sumber analisis pesaing yang relevan ke dalam satu kerangka kerja untuk mendukung proses formulasi strategi, implementasi, pemantauan, dan penyesuaian yang efisien dan efektif.

Analisis kompetitif menjadi elemen esensial dalam strategi perusahaan. Beberapa berpendapat bahwa sebagian besar perusahaan belum melakukan analisis semacam ini secara sistematis. Sebaliknya, banyak perusahaan beroperasi berdasarkan apa yang disebut sebagai "kesan informal, dugaan, dan intuisi yang diperoleh melalui serpihan informasi tentang pesaing yang setiap manajer terus-menerus terima." Oleh karena itu, pendekatan pemindaian lingkungan yang tradisional dapat membuat banyak perusahaan berisiko terhadap titik buta kompetitif yang berbahaya karena kurangnya analisis pesaing yang mendalam.

Dalam melakukan analisis kompetitif, salah satu teknik yang umum dan bermanfaat adalah pembuatan array pesaing. Tahap-tahapnya melibatkan:

  1. Pengidentifikasian industri - lingkup dan karakteristik industri.
  2. Pemetaan pesaing yang ada.
  3. Penentuan pelanggan dan manfaat yang mereka harapkan.
  4. Penetapan kekuatan kunci - seperti harga, layanan, kenyamanan, inventaris, dan sebagainya.
  5. Penyusunan peringkat terhadap faktor-faktor kunci keberhasilan dengan memberikan bobot pada masing-masing - total bobot harus mencapai satu.
  6. Memberikan peringkat pada setiap pesaing berdasarkan faktor-faktor kunci keberhasilan.
  7. Melakukan perkalian pada setiap sel dalam matriks dengan bobot faktor.
  8. Dapat ditambahkan dua kolom tambahan. Satu kolom berisi penilaian terhadap setiap faktor keberhasilan kunci oleh perusahaan (dengan usaha untuk objektif dan jujur). Kolom lainnya berisi benchmarks, yaitu standar perbandingan ideal pada setiap faktor yang mencerminkan praktik terbaik dalam industri tersebut.

Analisis kompetitif bukanlah sekadar tugas rutin, melainkan suatu kebutuhan strategis. Tahapannya, seperti pembuatan array pesaing, memberikan pandangan holistik terhadap industri, pesaing, pelanggan, dan faktor-faktor kunci keberhasilan. Dengan memberikan bobot pada setiap faktor dan memberi peringkat pesaing, perusahaan dapat merumuskan strategi yang lebih cerdas dan responsif terhadap dinamika pasar.

Kesimpulannya, keberhasilan bisnis bukan hanya ditentukan oleh kualitas produk atau layanan semata, tetapi juga oleh pemahaman mendalam terhadap lingkungan bisnis yang kompetitif. Analisis kompetitif memberikan visibilitas yang dibutuhkan untuk membuat keputusan strategis yang tepat. Dengan terus menjalankan analisis ini, perusahaan dapat memposisikan diri sebagai pemimpin dalam industri, merespons perubahan dengan cepat, dan membangun keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Oleh karena itu, keseriusan dan konsistensi dalam menjalankan analisis kompetitif menjadi kunci bagi perusahaan yang ingin tetap relevan dan unggul di pasar yang terus berkembang.

Disadur dari https://en.wikipedia.org/wiki/Competitor_analysis