Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-2: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen
BADAN KEJURUAN TEKNIK INDUSTRI PERSATUAN INSINYUR INDONESIA (BKTI – PII)

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-2: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen

Biaya untuk Umum: Rp. 0
Biaya untuk Mahasiswa: Rp. 0
Total 0 Modul
Pemateri: None
Tanggal Webinar: None None - None
Tanggal Ujian: None -
Tanggal Remedial: None None - None

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-2 

Materi: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen

Instruktur: Andri Hermawan, MT

Pendaftaran Free Webinar: https://linktr.ee/diklatkerja

  1. Astuti Microphone: Dalam metode QFD bagaimana menggabungkan nilai beberapa responden pada hubungan antara what dan how? Misal: Ada 5 responden masing-masing memberi nilai 1, 1, 3, 3, 9

Jawab: kalau dalam QFD tinggal dijumlah, tidak perlu pakai angka bisa bulet atau kotak antara hubungan how dengan hasil survey nya. bisa juga di kasih angka. Dijumlah semua yang sejajar. Misal tentang estetika secara how nilainya berapa. Bagaimana caranya. Misal ada pabrik rotan, misal dimensi kualitasnya dibutuhkan estetika. Bagaimana cara menciptakan warna yang alam contohnya. Alam itu berarti dia harus jangan menggunakan cat. How nya itu bisa juga salah satunya menggunakan teknologi nilai nya tertinggi misalnya 9. Kita lihat cari dimensi estettika, nilai di tarik kesebelah kanan. Nanti jumlah nilai. Cara mengaplikasikan how nya dengan pewarnaan nya dengan si rotan direndam dulu di air lumpur sehingga waranya agak alami. Ini contoh di QFD. Dari sisi estetika nilainya misalnya 9 karena ini sangat penting di pabrik rotan.  Caranya direndam di air lumpur si rotan nya. misalnya nilainya A atau B. di dalam hasil sudah di rangkum dulu baru dikesimpulkan. Dibuat index di jumlah dulu di total karena ada rekapnya, sebelum ke QFD di rangkum dulu di dalam rangkuman surveynya.

  1. Devi Indah Rosita Sari: Devi Indah Rosita Sari_Universitas Muhammadiyah Gresik
  2. Bagaimana cara mengukur pada point 3 yaitu loyal customer/repeat prder? Apakah pelanggan repeat order sudah bisa dikatakan bahwa good quality?
  3. Mohon penjelasannya pak

Jawab: ya sebenarnya sudah dijelasnya. Bisa menggunakan survey pelanggan, penambahan loyal pelanggan, dan berdasarkan komplenan. Jika komplenan semakin tinggi mengidentifikasi maka ada yang tidak puas. Sekarang penambahan loyal atau repeat order itu mudah saja selama perusahaan mengidentifikasi pelanggan. Contoh misalnya kalau perusahaan mendapati order maka perusahaan tau A yang order. Besok-besok ada yang nambah order. Begitu nambah-nambah customer itu artinya ada kepuasan di situ cuman tidak cukup kuat. Karena kita mau tau why? Mengapa dia repeat order, maka diperkuat dengan survey pelanggan. Yang penting bagaimana teknik atau metodologi menangkap dari voice of customer bagaimana caranya.

  1. IWAN JAYADI: Hasil survey kepuasan pelanggan bagaimana cara menganalisanya menggunakan statistic dan bagaimana mengambil kesimpulanya? (adanya standar-standar tertentu)

Jawab: metode statik menggunakan diagram, itu bisa saja dari sekian banyak peserta yang menjawab. Yang normal nya itu dipilhan nomor berapa, bisa dianalisa. Diagram normal mengatakan ini, menumpuk di nomor berapa. Bisa dianalisa per pertanyaan. Pertanyaan ini diagram normalnya seperti apa. Kita ambil kesimpulan, ada pertanyaan yang mewakilin dari keseluruhuan pertanyaan, bagaimana perusahaan ini telah memenuhi kepuasaan anda ini merupakan pertanyaan umum. Di dalam kepuasan pelanggan tidak ada istilah nilai 70%. Di dalam kepuasaan pelanggan itu sebarapa jauh kepuasaan ini harus dipenuhi. Jika ingin bagus harus 100% dipenuhi semuanya. Tinggal berapa persen kita harus tingkatkan, tidak ada standar nilai. Cuman kalau mau standar nilai misal customer minta 10 dimensi kualitas, dimensi kualitas itu berarti 100% dan 100% ini harus dipenuhi semua, namun itu tidak mungkin terpenuhi. Ada cuman sangat jarang. Paling di hitung dalam bentuk index. Paling tercapai 90% atau 95%.

  1. Dian Enggarwati: survey pelanggan apakah bisa di gunakan untuk customer yg sdh lari / sdh tdk mengambil produk kita lagi dan bagaimana caranya

Jawab: kalau sudah melakukan survey pasti sudah mendapatkan data. Atau pengulangan melakukan survey. Kalau perusahaan agak susah mungkin manajemen nya sudah berubah. Itu yang di antisipasi, kecuali kalau manajemen nya masih sama dengan orang yang sama. Bisa juga dengan cara pendekatan lain seperti gathering atau pertemuan tidak perlu dengan survey. Kalau ingin menangkan suara-suara yang kabur minimal kita tau kita lemahnya ada dimana selama manajemen yang kita survey orang nya sama. Kalau beda nanti dia tidak punya pengalaman survey dengan kita.

 

Kursus Lainnya

Manajemen Mutu Seri-3: Implementasi Quality Management System ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-3: Implementasi Quality Management System ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-2: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-2: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-4: Quality Audit with ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-4: Quality Audit with ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu  Seri-1: Total Quality Management (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-1: Total Quality Management (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-4: Quality Audit with ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-4: Quality Audit with ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Contoh Kursus Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma

Contoh Kursus Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-1: Total Quality Management

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-1: Total Quality Management

Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu  Seri-1: Total Quality Management (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-1: Total Quality Management (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-3: Implementasi Quality Management System ISO 9001:2015

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-3: Implementasi Quality Management System ISO 9001:2015

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-4: Quality Audit with ISO 9001:2015

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-4: Quality Audit with ISO 9001:2015

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-2: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-2: Perencanaan Survey Kualitas pada Konsumen (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma

Tanya Jawab Manajemen Mutu Seri-5: Quality Improvement with Six Sigma

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-3: Implementasi Quality Management System ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

Batch 2 Manajemen Mutu Seri-3: Implementasi Quality Management System ISO 9001:2015 (Merdeka Belajar Kampus Merdeka)

https://www.diklatkerja.com/ google-site-verification=NZYxT_LuTP9MO8Y5NiwWF4-gn9VswpOgX2gKm3EGtmE k=rsa; p=MIGfMA0GCSqGSIb3DQEBAQUAA4GNADCBiQKBgQC7oocmjoXIed2vSE790e1bSahpUlaqGTn4MPX1dqt6iZb/bCeDPF8AwU5V+O2GdUldnnwsg6EFqqsJZ8QUfXJDbOetOSH/ETbRIAHxeSQjiaq2Cqob+uyKl7uVYIXkWYR1p1Ln04hc7B05Bs/pv7t7sToNFRIqr9G04P8vRxjpswIDAQAB