Market dan Peluang Rantai Pasok Industri Baja untuk Mendukung Infrastruktur di Indonesia Menuju 4.0
Konstruksi Indonesia 2019

Market dan Peluang Rantai Pasok Industri Baja untuk Mendukung Infrastruktur di Indonesia Menuju 4.0

Total 1 Modul

Market dan Peluang Rantai Pasok Industri Baja untuk Mendukung Infrastruktur di Indonesia Menuju 4.0

Narasumber: Oleh: Ir. Basuki Muchlis, M.T

Marketing Executive Bakrie Metal Industries

Ringkasan:

Seiring dengan perkembangan zaman fabrikator baja juga harus berinovasi untuk memenuhi permintaan pasar dan mendukung pemerintah dalam programnya proyek strategis nasional sebagai wujud peningkatan infrastuktur di Indonesia.

Persaingan bisnis yang ketat dan dinamisnya perkembangan teknologi harus menjadi perhatian dan tantangan khusus fabrikator baja, agar dapat bersaing dengan pasar global di era perdagangan bebas ini.

Saat ini zaman Revolusi Industri 4.0 baru saja dimulai. Sudah siapkah kita untuk tidak hanya menyambut, namun juga bersaing di era baru industri ini? Bagaimana tantangan deretan fabrikator baja dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0? Apa yang harus dipersiapkan untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0?

Dalam pembangunan Infrastuktur di Indonesia dibutuhkan material baja sebagai bahan baku utama komponen infrastruktur seperti jembatan, gedung, pembangkit listrik, dsb.

Rantai Pasok industri baja sangat diperlukan untuk mengetahui potensi industri baja dari hulu sampai hilir yang diharapkan dapat mendukung pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan.

“Talent menjadi kunci atau faktor penting untuk kesuksesan implementasi industri 4.0” Untuk itu, diperlukan pelaksanaan program peningkatan keterampilan (up-skilling) atau pembaruan keterampilan (reskilling) para tenaga kerja berdasarkan kebutuhan dunia industri saat ini.

Perusahaan harus mempunyai strategi yang mampu melakukan transformasi dan inovasi untuk menghadapinya. Ini agar perusahaan dan bisnis yang telah dibangun tidak tergilas oleh zaman dan terhambat perkembangannya.

Berdasarkan hasil self-assessment yang dilakukan setiap industri, rata-rata indeks kesiapan industri Indonesia ada di level 2,14 atau dinilai cukup siap menerapkan industri 4.0. INDI 4.0 merupakan indeks untuk mengukur kesiapan industri dalam menerapkan sistem industri 4.0.

Jika terimplementasikan dengan baik, Indonesia berpotensi mengalami kenaikan pertumbuhan ekonomi sebesar 1-2 persen, kontribusi manufaktur terhadap PDB hingga 25 persen, rasio produktivitas terhadap biaya sebanyak dua kali lipat, dan menciptakan 10-15 juta lapangan kerja baru pada 2030.

Internet of Things atau yang biasa disingkat IoT adalah suatu sistem dimana terhubung nya perangkat satu dengan yang lainnya. Internet merupakan jaringan penghubung antar perangkat sehingga dapat terintegrasi.

Building Information Modeling (BIM) adalah salah satu teknologi di bidang AEC (Arsitektur, Engineering dan Construction) yang mampu mensimulasikan seluruh informasi di dalam proyek pembangunan ke dalam model 3 dimensi. BIM harus didefiniskan sebagai: sistem, manajemen dan metode yang diterapkan pada seluruh pelaku organisasi proyek.

Mesin dan alat manufaktur di Era industri 4.0 akan beralih pada automasi berbasis pada data dan internet. Dimana manusia dan mesin saling berhubung dengan peningkatan nilai tambah produk yang setinggi-tingginya dan kualitas yang lebih baik.

Big data memiliki aplikasi di hampir setiap industri di Indonesia, seperti dalam ritel, kesehatan, jasa keuangan, pemerintahan. Proses manufaktur tersebut menghasilkan data yang sangat banyak dengan adanya big data perusahaan tersebut tidak akan mengalami kesulitan saat pemrosesan data-data teresebut, karena manfaat big data sendiri adalah mengelola data-data yang tidak terstruktur atau data-data yang memiliki variable yang besar.

=================================================================================

Dapatkan jadwal Kursus Online setiap minggu daftar di sini: https://bit.ly/Signup_diklatkerja

 

Market dan Peluang Rantai Pasok Industri Baja untuk Mendukung Infrastruktur di Indonesia Menuju 4.0

Market dan Peluang Rantai Pasok Industri Baja untuk Mendukung Infrastruktur di Indonesia Menuju 4.0

Kursus Lainnya

Perkembangan Industri Semen di Indonesia

Perkembangan Industri Semen di Indonesia

Rantai Pasok Konstruksi dalam Mendukung Kemandirian Infrastruktur

Rantai Pasok Konstruksi dalam Mendukung Kemandirian Infrastruktur

Rantai Pasok Jasa Konstruksi Untuk Mendukung Rencana Nasional Pemindahan Ibukota Negara

Rantai Pasok Jasa Konstruksi Untuk Mendukung Rencana Nasional Pemindahan Ibukota Negara

Strategi Peningkatan Kandungan Dalam Negeri  dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional

Strategi Peningkatan Kandungan Dalam Negeri dalam Pembangunan Infrastruktur Nasional

Kesiapan Industri Pendukung dalam Penguatan Rantai Pasok Konstruksi Nasional

Kesiapan Industri Pendukung dalam Penguatan Rantai Pasok Konstruksi Nasional

FGD Pengaruh Era Industri 4.0 pada Kinerja Kontraktor

FGD Pengaruh Era Industri 4.0 pada Kinerja Kontraktor

Prinsip Kolaborasi dalam Mendukung Rantai Pasok Industri Konstruksi Indonesia Era Industri 4.0

Prinsip Kolaborasi dalam Mendukung Rantai Pasok Industri Konstruksi Indonesia Era Industri 4.0

https://www.diklatkerja.com/ View My Stats google-site-verification=NZYxT_LuTP9MO8Y5NiwWF4-gn9VswpOgX2gKm3EGtmE Follow Agung Nugroho on F6S