Tragedi Corio: Kisah Kapal Terbang Qantas yang Ditembak Jatuh oleh Jepang pada Perang Pasifik

Dipublikasikan oleh Admin

12 April 2024, 14.10

Sumber: id.wikipedia.org

Pengeboman Qantas Short Empire pada tahun 1942 terjadi pada awal Perang Pasifik pada Perang Dunia II. Sebuah pesawat Kerajaan Pendek yang dioperasikan Qantas bernama Corio ditembak jatuh oleh pesawat Jepang di lepas pantai Timor Barat di Hindia Belanda pada tanggal 30 Januari 1942, menewaskan 13 orang di dalamnya. .

Sejarah Pesawat

Dinamakan setelah Corio, Victoria, pesawat ini dibangun oleh Short Brothers sebagai S.23 Imperial dan memasuki armada Qantas pada bulan Oktober 1938 dengan nomor registrasi VH-ABD. Pesawat tersebut dijual kepada Imperial Airways pada bulan September 1939. Pesawat tersebut diberi nomor registrasi G-AEUH di Inggris dan kemudian disewakan kepada Qantas.

Air Raid

Pada tanggal 30 Januari 1942, G-AEUH, Kapten AA (Aub) Koch meninggalkan Darwin pada pagi hari menuju Kupang, Timor Barat, dan terbang ke Surabaya untuk mengambil pengungsi dari invasi Jepang ke Jawa dan membawa mereka ke Australia. Di ketinggian 400 kaki, Corio diserang oleh tujuh pesawat tempur Mitsubishi A6M ("Zero"). Pesawat bertambah kecepatannya (mungkin 200 mil per jam) dan berputar. Ketinggiannya terlalu rendah dan sayapnya berkibar di atas air. Namun, pilot Zero menembak lagi, membuat lubang di pesawat, menewaskan beberapa penumpang. Corio, dengan dua mesinnya menyala dan kehilangan tenaga, menghantam laut dengan kecepatan tiga mil laut dari muara Sungai Noelmini. Kecelakaan itu membelah kendaraan menjadi dua.

Secara total, 13 dari 18 penumpang dan awak tewas dalam serangan tersebut. Koch yang mengalami luka di bagian lengan dan kaki, terlempar akibat benturan saat membentur air. Anda bisa berenang ke pantai selama tiga jam. Koch dan korban selamat lainnya diselamatkan oleh pesawat amfibi Dornier Do 24 Angkatan Laut Kerajaan Belanda.

Koch juga selamat dari serangan Jepang dan jatuhnya pesawat amfibi Kekaisaran lainnya. Pada tanggal 19 Februari 1942, ketika ia dirawat di Rumah Sakit Darwin, kota Darwin menjadi sasaran dua serangan udara besar-besaran. Pada tanggal 22 April 1943, Koch terbang dari Australia ke New Guinea dengan pesawat Qantas Short Empire lainnya, Camilla. Pesawat jatuh di lepas pantai Port Moresby karena cuaca buruk.

Disadur dari Artikel : id.wikipedia.com