Toyota Akan Tambah Investasi dan Berdayakan SDM Lokal untuk Menuju Era Elektrifikasi dan Digitalisasi (PIDI 4.0) di Indonesia

Dipublikasikan oleh Siti Nur Rahmawati

04 Agustus 2022, 16.02

makassar.tribunnews.com

TRIBUNNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyambut baik rencana penambahan investasi pembangunan kendaraan listrik oleh Toyota Motor Company di Indonesia. Komitmen ini diungkapkan oleh Shigeru Hayakawa, Vice Chairman of the Board of Directors of Toyota Motor Corporation dalam pertemuan dengan Menko Airlangga di Tokyo, Jepang(26/07).

“Saya meyakini bahwa permintaan kendaraan listrik baik roda 4 ataupun roda 2 di Indonesia ataupun di kawasan ASEAN kedepan akan kian meningkat. Indonesia bisa dijadikan industrial base produksi Electric Vehicle (EV) untuk dipasarkan di kawasan ASEAN maupun di Indonesia sendiri,” ungkap Airlangga.

 

Sementara itu, Toyota juga bisa berkontribusi dalam penurunan emisi serta penurunan impor bahan bakar fosil dengan mempopulerkan penggunaan Electric Vehicle (EV) di Indonesia.

Pihak Toyota menyampaikan bahwa rencana untuk menambah beberapa jenis kendaraan Hybrid Electric Vehicle (HEV) telah masuk dalam pipeline waktu 4 tahun ke depan.   

Akio Toyoda yang merupakan President Toyota Motor Corporation, pertama kali menjanjikan komitmen investasi di Indonesia kepada Presiden Joko Widodo dalam pertemuan KTT Osaka di 2019 lalu.  Dalam waktu 3 tahun sesudahnya, investasi Toyota sudah mencapai Rp. 14 Triliun.

 

Pada pertemuan dengan Menko Airlangga, Shigeru Hayakawa mengatakan akan menambah investasi sebesar Rp. 27,1 Triliun selama 5 tahun ke depan.  Hayakawa menyampaikan, “kita berharap dengan penambahan jumlah investasi ini di Indonesia, Pemerintah Indonesia memahami keseriusan kita terhadap elektrifikasi kendaraan bermotor.”

Selain memberikan komitmen investasi, pada pertemuan ini dibahas pula berkaitan dengan upskilling kemampuan engineer di Indonesia, Toyota sudah membangun xEV Center pada Mei 2022 untuk meningkatkan kemampuan dan keahlian sumber daya manusia lokal yang kaitannya elektrifikasi dan kesiapan di era digitalitasi.

 

Bekerja sama dengan Pertamina dan Inalum, Toyota sudah berupaya membangun industri baterai di Indonesia melalui peningkatan keahlian engineer lokal.

Toyota Indonesia berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan SDM lokal, termasuk generasi berikutnya dari teknologi untuk mobilitas, yang direpresentasikan oleh elektrifikasi. Untuk mempersiapkan keterampilan masa depan masyarakat Indonesia menuju era elektrifikasi dan digitalisasi, Toyota Indonesia mengembangkan pula xEV Center sebagai “Fasilitas Pembelajaran Elektrifikasi” dan guna mendukung Indonesia Digital Industry Center 4.0 (PIDI 4.0) yang digagas oleh Kementerian Perindustrian menuju IR4.0

 

Toyota Indonesia bersama dengan para Teknisi dari Indonesia, mengembangkan pula konsep Kijang Innova BEV untuk mempelajari teknologi dan kondisi untuk menyiapkan penggunaan yang lebih nyata oleh masyarakat di Indonesia. Menutup pertemuan ini, Menko Airlangga menyatakan bahwa akan melibatkan kendaraan listrik produksi Toyota dalam perhelatan G20 November mendatang untuk para delegasi.  

Pada pertemuan ini Menko Airlangga didampingi oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Duta Besar RI di Tokyo Heri Ahmadi, Sesmenko Perekonomian dan Dirjen KPAII Kemenperin.

Sementara dari TMC dihadiri oleh Shigeru Hayakawa, Vice Chairman of the Board of Directors of Toyota Motor Corporation (TMC), Warih Andang Tjahjono, Presiden Direktur PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), beserta jajaran Direksi TMC dan TMMIN.

 


Disadur dari sumber m.tribunnews.com

Artikel lainnya