Tahun 2023, daftar perusahaan migas terbesar di dunia. Apakah Termasuk Indonesia?

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

23 Februari 2024, 08.43

Sumber: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/08/14/daftar-perusahaan-minyak-dan-gas-terbesar-dunia-2023-ada-dari-indonesia

Menurut data dari Companies Market Cap, Saudi Aramco adalah perusahaan terbesar di sektor migas berdasarkan kapitalisasi pasar. Perusahaan ini berasal dari Arab Saudi dan memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$2,21 triliun pada tanggal 14 Agustus 2023. Kapitalisasi pasar yang tinggi ini dikarenakan Saudi Aramco memiliki ladang minyak bumi terbesar di dunia, yaitu Ghawar. Cadangan minyak di ladang ini, baik yang telah dieksploitasi maupun yang masih tersisa, diperkirakan mencapai 96 miliar barel.

Di posisi kedua adalah ExxonMobil, sebuah perusahaan asal Amerika Serikat, dengan kapitalisasi pasar sekitar US$452,12 miliar. Sementara Chevron, juga dari Amerika Serikat, menempati posisi ketiga dengan kapitalisasi pasar sekitar US$306,87 miliar. Shell, sebuah perusahaan migas asal Inggris, berada di urutan berikutnya dengan kapitalisasi pasar sekitar US$209,38 miliar.

Perusahaan migas dari Tiongkok, PetroChina, memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$192,35 miliar, sedangkan TotalEnergies dari Prancis memiliki kapitalisasi pasar sekitar US$151,68 miliar. Meskipun demikian, tidak ada satu pun perusahaan migas asal Indonesia yang masuk ke dalam daftar 10 besar tersebut.

Berikut daftar lengkapnya:

  1. Saudi Aramco (Arab Saudi): US$2,21 triliun
  2. ExxonMobil (Amerika Serikat): US$452,12 miliar
  3. Chevron(Amerika Serikat): US$306,87 miliar
  4. Shell (Inggris): US$209,38 miliar
  5. PetroChina (Tiongkok): US$192,35 miliar
  6. TotalEnergies (Prancis): US$151,68 miliar
  7. ConocoPhillips (Amerika Serikat): US$142,55 miliar
  8. BP (Inggris): US$107,13 miliar
  9. TAQA (Uni Emirat Arab): US$101,03 miliar
  10. Equinor (Norwegia): US$98,75 miliar

Disadur dari: https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2023/08/14/daftar-perusahaan-minyak-dan-gas-terbesar-dunia-2023-ada-dari-indonesia