Pentingnya Keamanan Makanan

Dipublikasikan oleh Admin

10 April 2024, 21.15

Uji lab FDA - Wikipedia

Keamanan pangan (atau kebersihan pangan) digunakan sebagai metode/disiplin ilmiah yang menjelaskan penanganan, penyiapan, dan penyimpanan makanan dengan cara mencegah penyakit bawaan makanan. Terjadinya dua atau lebih kasus penyakit serupa akibat konsumsi makanan yang sama disebut wabah penyakit bawaan makanan.

Keamanan pangan terdiri dari sejumlah rutinitas yang harus diikuti untuk menghindari potensi terjadinya bahaya kesehatan. Dengan cara ini, keamanan pangan sering kali tumpang tindih dengan pertahanan pangan untuk mencegah kerugian bagi konsumen. Jalur pemikiran ini adalah keselamatan antara industri dan pasar dan kemudian antara pasar dan konsumen.

Dalam mempertimbangkan praktik industri ke pasar, pertimbangan keamanan pangan mencakup asal usul pangan termasuk praktik yang berkaitan dengan pelabelan pangan, kebersihan pangan, bahan tambahan pangan dan residu pestisida, serta kebijakan bioteknologi dan pangan serta pedoman pengelolaan impor pemerintah. dan sistem inspeksi dan sertifikasi ekspor untuk pangan.

Dalam mempertimbangkan praktik pasar-ke-konsumen, pemikiran yang umum adalah bahwa makanan harus aman di pasar dan yang menjadi perhatian adalah pengiriman dan penyiapan makanan yang aman untuk konsumen. Keamanan pangan, gizi dan ketahanan pangan mempunyai keterkaitan yang sangat erat. Makanan yang tidak sehat menciptakan siklus penyakit dan malnutrisi yang juga berdampak pada bayi dan orang dewasa.

Makanan dapat menularkan patogen, yang dapat menyebabkan penyakit atau kematian pada manusia atau hewan lainnya. Jenis patogen utama adalah bakteri, virus, parasit, dan jamur. Kelompok Referensi Epidemiologi Penyakit Bawaan Makanan WHO melakukan satu-satunya penelitian yang fokus secara menyeluruh dan komprehensif pada beban kesehatan global akibat penyakit bawaan makanan.

Studi ini, yang melibatkan lebih dari 60 ahli selama satu dekade, merupakan panduan paling komprehensif mengenai beban kesehatan akibat penyakit bawaan makanan. Bagian pertama dari penelitian ini mengungkapkan bahwa 31 bahaya bawaan makanan yang dianggap sebagai prioritas menyebabkan sekitar 420.000 kematian di negara-negara LMIC dan menimbulkan beban bagi sekitar 33 juta tahun hidup yang disesuaikan dengan disabilitas pada tahun 2010.

Makanan juga dapat berfungsi sebagai media pertumbuhan dan reproduksi patogen. Di negara maju terdapat standar yang rumit dalam penyiapan makanan, sedangkan di negara kurang berkembang terdapat standar yang lebih sedikit dan penegakan standar tersebut kurang baik. Meski begitu, di Amerika, pada tahun 1999, 5.000 kematian per tahun disebabkan oleh patogen bawaan makanan.

Masalah utama lainnya hanyalah ketersediaan air bersih yang memadai, yang biasanya merupakan faktor penting dalam penyebaran penyakit. Secara teori, keracunan makanan 100% bisa dicegah. Namun hal ini tidak dapat dicapai karena jumlah orang yang terlibat dalam rantai pasokan, serta fakta bahwa patogen dapat masuk ke dalam makanan tidak peduli berapa banyak tindakan pencegahan yang dilakukan.

Disadur dari: https://en.wikipedia.org/wiki/Food_safety