Penjelasan Perihal Penelitian Sekunder

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

13 Maret 2024, 10.11

www.jojonomic.com

Penelitian sekunder melibatkan merangkum, menyusun, dan/atau mensintesis temuan penelitian yang ada. Penelitian sekunder dikontraskan dengan penelitian primer. Hal ini dikarenakan penelitian primer menyangkut pembangkitan data, sedangkan penelitian sekunder menggunakan sumber penelitian primer sebagai sumber data untuk dianalisis. Fitur penting dari penelitian primer adalah bahwa penelitian ini mencakup bagian “Metode” di mana penulis menjelaskan bagaimana data dihasilkan. Contoh umum penelitian sekunder mencakup buku teks, ensiklopedia, artikel berita, artikel ulasan, dan meta-analisis. Saat melakukan penelitian sekunder, penulis dapat memperoleh data dari makalah akademis yang diterbitkan, dokumen pemerintah, database statistik, dan catatan sejarah.

Bidang

Istilah ini sering digunakan dalam bidang-bidang seperti sejarah, riset hukum, dan riset pasar. Metodologi utama dalam penelitian perawatan sekunder adalah tinjauan sistematis, biasanya menggunakan metode statistik meta-analitik. Pada abad ke-21, metode integratif lain seperti tinjauan realis dan tinjauan meta-naratif telah dikembangkan.

Riset pasar sekunder adalah penggunaan kembali data yang dikumpulkan oleh pihak pertama, seperti: B. Wawancara atau Survei Telepon Pihak Kedua. Riset pasar sekunder dapat dibagi menjadi dua kategori: informasi dari sumber internal, seperti suatu lembaga atau perusahaan, dan informasi dari sumber eksternal di luar organisasi atau lembaga tersebut. Riset pasar sekunder lebih ekonomis karena menggunakan informasi historis dan menggunakan kembali data yang telah dikumpulkan.

Penelitian primer vs penelitian sekunder

Penelitian primer adalah penelitian yang dikumpulkan secara langsung dan bersifat unik bagi mereka yang menggunakannya. Tujuan penelitian primer adalah untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak terjawab dalam literatur yang diterbitkan. Selain itu, penelitian perlu ditinjau oleh orang lain untuk menghilangkan biasnya sendiri. Penelitian primer dapat berbentuk survei, observasi, atau wawancara. Jenis investigasi ini biasanya memakan waktu lebih lama dan mahal. Jika memungkinkan sebaiknya dilakukan penelitian sekunder sebelum penelitian primer untuk mengidentifikasi informasi yang belum tersedia.

Penelitian sekunder didasarkan pada data yang dipublikasikan dan informasi yang diperoleh dari penelitian lain yang dilakukan. Peneliti biasanya melakukan penelitian sekunder sebelum penelitian primer untuk menentukan informasi apa yang belum tersedia. Penelitian sekunder adalah titik awal yang mudah untuk memulai proyek penelitian baru. Tingkat kepercayaan penelitian sekunder bergantung pada sumber data dan siapa yang membagikan penelitian tersebut.

 

Disadur dari: id.wikipedia.org