Penjelasan Mengenai Ternak Hewan

Dipublikasikan oleh Muhammad Ilham Maulana

27 Februari 2024, 10.27

Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Berkas:Goat_family.jpg

Ternak merujuk pada hewan-hewan yang sengaja dipelihara oleh manusia untuk berbagai keperluan, termasuk sebagai sumber makanan, bahan baku untuk industri, atau untuk membantu dalam pekerjaan manusia. Kegiatan memelihara ternak ini dikenal sebagai peternakan (atau perikanan, jika mengacu pada hewan-hewan di air), yang merupakan bagian integral dari sektor pertanian secara keseluruhan.

Pengertian Ternak

Dalam percakapan sehari-hari, orang sering merujuk kepada unggas dan mamalia domestik sebagai ternak. Contohnya, unggas meliputi ayam, angsa, kalkun, dan itik, sedangkan mamalia mencakup babi, sapi, kambing, domba, kuda, dan keledai. Di beberapa daerah di dunia, juga dikenal hewan ternak khas seperti unta, llama, bison, burung unta, dan tikus belanda yang mungkin sengaja dipelihara. Jenis ternak bervariasi tergantung pada faktor seperti iklim, permintaan konsumen, budaya lokal, dan topografi.

Selain unggas dan mamalia, ada juga kelompok hewan lain yang dipelihara manusia dan disebut sebagai ternak, terutama jika mereka dipelihara di tempat khusus dan tidak dibiarkan berkelana di alam terbuka. Penyebutan “ternak” dianggap “tepat” jika hewan yang dipelihara telah mengalami domestikasi, bukan hanya diambil dari alam liar. Contoh hewan dalam kelompok ini meliputi ngengat sutera, berbagai jenis ikan air tawar (seperti ikan mas, gurami, mujair, nila, atau lele), beberapa jenis katak (terutama bullfrog), buaya, dan beberapa jenis ular. Usaha pemeliharaan ikan umumnya disebut sebagai perikanan atau lebih spesifik, budidaya ikan.

Sejarah Singkat

Sejarah domestikasi hewan melibatkan pengendalian perkembangbiakan dan kehidupan hewan oleh manusia. Saat ini, banyak hewan ternak yang tidak mampu hidup di alam liar. Misalnya, anjing didomestikasikan di Asia Timur sekitar 15.000 tahun yang lalu, kambing dan domba di Asia sekitar 8.000 tahun yang lalu, dan babi di Timur Tengah dan China sekitar 7.000 tahun yang lalu.

Memahami Praktik Pemeliharaan Hewan Ternak

Pemeliharaan hewan ternak merupakan bagian penting dalam kehidupan manusia, menyediakan sumber makanan dan bahan baku industri. Praktik pemeliharaan ini bervariasi di berbagai belahan dunia, tergantung pada jenis hewan dan kondisi setempat.

Metode Pemeliharaan

  • Kandang: Hewan ternak umumnya dipelihara di kandang, dengan berbagai bentuk dan jenis, mulai dari pagar sederhana hingga bangunan bertingkat. Kandang menyediakan tempat berlindung, tidur, dan makan bagi hewan. Jenis kandang khusus juga dibuat untuk perkawinan dan pemeliharaan anakan.
  • Penggembalaan: Di beberapa daerah, hewan ternak dibiarkan berkeliaran bebas atau digembalakan di area yang luas. Hal ini memungkinkan hewan untuk mendapatkan makanan alami dan bergerak bebas.

Kontroversi Peternakan Pabrik

Pemeliharaan intensif di dalam kandang, yang dikenal sebagai peternakan pabrik, telah menjadi kontroversi. Praktik ini dapat menghasilkan bau, masalah limbah, dan meningkatkan risiko penyakit hewan. Selain itu, terdapat kekhawatiran tentang kesejahteraan hewan yang dipelihara dalam ruang sempit dan dengan akses terbatas ke alam.

Pemantauan Hewan Ternak

Teknologi modern memainkan peran penting dalam memantau hewan ternak. Label, seperti cat atau tag telinga, digunakan untuk identifikasi. Teknologi RFID dan microchip ditanamkan di bawah kulit hewan untuk memantau kesehatan, lokasi, dan kondisi lainnya.

Meningkatkan Pertumbuhan Hewan

Hormon pertumbuhan digunakan untuk meningkatkan laju pertumbuhan hewan ternak, namun penggunaannya dibatasi karena dapat membahayakan kesehatan hewan dan kualitas produk yang dihasilkan. Vaksin, multivitamin, dan pestisida digunakan untuk menjaga kesehatan hewan dan mencegah hama di kandang.

Hewan Yang Bisa di Ternakan

Yang dimaksud dengan pembiakan adalah operasi pembiakan yang lebih intensif atau modelnya terintegrasi. Teratur dan terukur mulai dari pengelolaan kandang hingga pengelolaan pakan. Kandang diproduksi dengan desain dan ukuran tertentu. Begitu pula dengan pemberian nutrisi yang kadar nutrisinya dihitung berdasarkan kebutuhan hewan peliharaan Anda. Biasanya yang dipelihara adalah ikan, unggas dan hewan ruminansia seperti kambing, sapi dan rusa. Terutama spesies yang mempunyai nilai ekonomi, tidak sekedar dijadikan hewan peliharaan.

Pakan ternak

Setiap hewan ternak menerima tingkat makanan tertentu. Pakan yang diberikan menggunakan bahan-bahan alami olahan berkualitas tinggi seperti pelet ikan, konsentrat, tepung atau tumbuk, biasanya untuk unggas dan ruminansia (misal sapi, kambing) menggunakan pakan fermentasi.


Disadur dari: https://id.wikipedia.org/wiki/Ternak